Jakarta, ERANASIONAL.COM – Proyek Hijau “Jingchu Workshop” telah sukses menyelenggarakan pelatihan intensif “Bahasa Mandarin dan Keterampilan Vokasional” selama tiga minggu. Sebanyak 172 peserta yang terdiri dari karyawan lokal CCEPC Indonesia dan mahasiswa Politeknik Negeri Batam (Polibatam) mengikuti pelatihan yang berfokus pada keahlian sebagai operator boiler dan turbin uap.
Program ini diapresiasi oleh berbagai pihak sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil untuk sektor energi hijau.
Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari peluncuran resmi Proyek Hijau “Jingchu Workshop” yang bertujuan mempererat kerja sama Indonesia–Tiongkok dalam bidang pendidikan vokasi dan industri energi hijau.
Acara peluncuran diisi dengan pertunjukan seni budaya Indonesia dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting.
“Polibatam berkomitmen untuk memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Kami ingin mahasiswa dan lulusan memiliki jalur yang jelas untuk terserap langsung di dunia industri.” kata Bambang melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/2/2026).
General Manager CCEPC Urban Environment Indonesia, Gao Hai, menambahkan, “Pelatihan ini adalah wujud nyata kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam pengembangan energi hijau.” tambahnya.
Kemenko PMK juga menegaskan bahwa Proyek Hijau “Jingchu Workshop” sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.
Program ini akan terus dikembangkan melalui standarisasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri dan standar internasional. Selain itu, mahasiswa vokasi berkesempatan untuk belajar dan praktik langsung di Tiongkok.
Proyek Hijau “Jingchu Workshop” diharapkan menjadi model kerja sama pendidikan vokasi internasional yang berkontribusi pada pengembangan SDM dan transisi menuju industri energi hijau berkelanjutan.





