Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan masih terdapat 23 desa di sejumlah daerah terdampak bencana di Sumatera yang belum teraliri listrik. Untuk sementara waktu, kebutuhan listrik warga di puluhan desa tersebut dipasok menggunakan bantuan genset.
“Catatan saya ada 23 desa yang karena memang terpencil dan kena longsor, tapi sudah diberikan genset,” kata Tito usai konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Advertisement
Menurut Tito, hambatan utama pemerintah untuk melakukan pemulihan jaringan listrik di desa-desa tersebut berasal dari akses yang terputus akibat longsor, sehingga menyulitkan perbaikan jaringan secara permanen.
Selain listrik, Tito menyebut juga masih terdapat sejumlah layanan dasar lain yang belum pulih secara optimal. Salah satunya adalah air minum, yang hingga kini belum sepenuhnya normal di beberapa wilayah terdampak.
“Kemudian yang lain yang kritikal, air minum misalnya, belum maksimal,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pemerintah telah melakukan klasifikasi terhadap daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kondisi infrastruktur, fasilitas publik, hingga layanan dasar masyarakat.
“Nah itu kita klasifikasikan masuk yang perlu atensi,” kata Tito.




