Terkini, Makassar – Siap digelar besok, Kamis 12 Februari 2026, 8.252 peserta dan pendamping siap meramaikan Olimpiade Ahmad Dahlan yang bertajuk Berprestasi dengan Akhlak Mulia, Berkarya untuk Indonesia Emas 2045”.
Olimpiade Ahmad Dahlan yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada 12–14 Februari 2026 ini akan menghadirkan 35 cabang lomba dan diikuti dari berbagai Propinsi di tanah air.
Pembukaan akan digelar Kamis siang sekitar pukul 13.00 WITA dan direncananya akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, didampingi jajaran pimpinan pusat.
Ketua Panitia Lokal Dr. Pantja Nur Wahidin, mengatakan persiapan panitia hingga saat ini telah mencapai 80–90 persen, mulai dari arena lomba, pembukaan, hingga rangkaian kegiatan pendukung seperti seminar, workshop, dan kegiatan olahraga telah siap dilaksanakan.
“Kami ingin menjadikan OlympicAD sebagai inspirasi bagi siswa Muhammadiyah, khususnya di wilayah timur Indonesia, agar mampu bersinar dan berprestasi,”beber Pantja saat konferensi pers pada Rabu 11 Februari 2026 sore.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa event ini bukan sekedar kompetisi, melainkan juga momentum silaturahmi dan penguatan jejaring pendidikan Muhammadiyah secara nasional.
“Ini bukan sekadar lomba. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi antar pelajar Muhammadiyah,”kata dia.
Sedangkan Ketua Steering Committee OlympicAD VIII Prof. Dr. Baharuddin, M.Pd mengatakan bahwa OlympicAD merupakan agenda dua tahunan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah.
Menurut dia, tahun ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya OlympicAD dilaksanakan di luar Indonesia Timur.
“Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena animo warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan sangat besar. Harapan peserta juga tinggi terhadap penyelenggaraan di sini,” ujar Baharuddin.
Ia menyebutkan, pada OlympicAD VIII ini terdapat 35 cabang lomba, bertambah satu dari penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah program “Senam Anak Indonesia Hebat” yang dirangkaikan dalam agenda kegiatan.
Masih kata Baharuddin, Olimpiade ini menjadi bagian dari penjaringan siswa Muhammadiyah untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Ini bagian dari proses pembinaan. Setelah OlympicAD, siswa-siswa terbaik akan dipersiapkan untuk bersaing di tingkat nasional,”imbuhnya.
Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Selatan Prof. Erwin Akib, Ph.D menyampaikan Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 1.587 orang. Disusul Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
“Ini menunjukkan antusiasme yang sangat besar. Kami berharap OlympicAD tidak berhenti di sini, tetapi menjadi langkah awal untuk event regional di Sulawesi Selatan,” ujar Erwin.
Ia memperkirakan lebih dari 7000 orang akan mengikuti agenda “Senam Anak Indonesia Hebat” pada pagi hari, lalu dilanjutkan dengan beberapa Workshop, yakni Workshop International Exchange School Muhammadiyah, Workshop Coding dan Kecerdasan Artifisial, serta Workshop Bekerja di Luar Negeri untuk Siswa SMK.




