Makassar: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat sepanjang 2025 arus atau pergerakan kapal di pelabuhan meningkat atau tumbuh sebanyak 21, 85 persen. Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar terbanyak dengan 962.982 orang.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan bahwa berdasarkan data konsolidasi Regional 4, arus kapal hingga Desember 2025 mencapai 112.534 unit atau tumbuh 21,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh bertambahnya aktivitas kapal tongkang batubara di TUKS Cabang Balikpapan dan Samarinda, peningkatan kegiatan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Makassar dan Pantoloan, serta meningkatnya kegiatan kapal curah cair BBM di TUKS Luwuk Tangkiang.
"Cabang (pelabuhan) dengan arus penumpang terbanyak di tahun lalu yaitu Pelindo Regional 4 Makassar sebanyak 962.982 orang," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.
Suasana atau kondisi di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Sulawesi Selatan. Istimewa.
Kemudian Pelindo Regional 4 Balikpapan sebanyak 811.420 orang, Pelindo Regional 4 Ternate sebanyak 797.746 orang, lalu Pelindo Regional 4 Manado sebanyak 669.523 orang, dan Pelindo Regional 4 Kendari dengan jumlah penumpang sebanyak 558.736 orang.
Sementara berdasarkan data hasil konsolidasi kinerja operasional 2025, lima cabang dengan performa arus kapal terbanyak menurut Division Head Operasi Pelindo Regional 4 yakni, Pelindo Regional 4 Balikpapan sebanyak 25.844 unit atau bertumbuh sebesar 139,91% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga :
"Fokus kami tidak hanya pada peningkatan volume trafik, tetapi juga memastikan reliability layanan, efisiensi waktu sandar kapal, serta optimalisasi utilisasi fasilitas pelabuhan sehingga kinerja operasional cabang dapat meningkat secara berkelanjutan," ujarnya.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi transformasi operasional, peningkatan produktivitas layanan, serta kolaborasi seluruh cabang dalam menjaga standar pelayanan pelabuhan.
“Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan bahwa upaya peningkatan efisiensi, digitalisasi layanan, dan penguatan koordinasi operasional di seluruh cabang Regional 4 berjalan efektif. Kami terus mendorong optimalisasi layanan agar mampu mendukung kelancaran arus logistik nasional khususnya di Kawasan Indonesia Timur,” ujar Abdul Azis.




