Siloam Luncurkan Kampanye Check Before You Fly, Pasien Tak Perlu Berobat ke LN

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Setiap tahun, sekitar dua juta warga Indonesia—terutama dari Jakarta dan Surabaya—pergi berobat ke luar negeri, termasuk untuk mendapatkan second opinion, atau pendapat medis kedua. Malaysia dan Singapura menjadi tujuan utama, meski perjalanan medis ke luar negeri menambah berbagai pertimbangan: biaya yang tinggi, jarak yang jauh, terganggunya aktivitas sehari‑hari, serta potensi stres karena harus jauh dari keluarga selama masa pemeriksaan maupun pengobatan.

Di balik kecenderungan tersebut, banyak pasien melakukan second opinion di luar negeri karena menganggap layanan medis di luar negeri lebih lengkap dan meyakinkan. Padahal, second opinion adalah langkah wajar dan bijak untuk memastikan keputusan medis diambil dengan tepat—bukan bentuk keraguan terhadap dokter.

Melalui pemahaman ini, pasien dan keluarga dapat memperoleh beragam manfaat: mulai dari mengonfirmasi hasil diagnosis, mendapatkan penjelasan menyeluruh tentang kondisi kesehatan, hingga menilai kembali pilihan pengobatan yang tersedia sehingga pasien dapat mengambil keputusan medis dengan lebih tenang, percaya diri, dan terinformasi.

Second opinion dapat dilakukan terutama bagi pasien yang memiliki salah satu kondisi berikut:

1.Diagnosis penyakit serius, langka, atau kompleks.

2.Saran pengobatan yang bersifat besar atau berisiko tinggi.

3.Diagnosis belum jelas meski sudah menjalani pemeriksaan.

4.Beberapa masalah kesehatan sekaligus.

5.Gejala tak kunjung membaik setelah berobat.

“Semua pasien itu berhak untuk mengetahui opsi yang dimiliki, mulai dari diagnosa dan alternatif pengobatan, itu mesti dipertimbangkan secara menyeluruh,” ujar Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS,K,M.Kes, IFAANS, dokter bedah saraf dari Siloam Hospitals Lippo Village, Kamis (29/1/2026).

Tak Perlu ke Luar Negeri, Lewat Kampanye ‘Check Before You Fly’, Siloam Berikan Layanan Second Opinion di Indonesia

Siloam International Hospitals menghadirkan layanan second opinion di Indonesia melalui jaringan medis unggulan yang didukung lebih dari 2.900 dokter spesialis dan ribuan tenaga kesehatan profesional, diperkuat dengan teknologi medis mutakhir seperti robotik Da Vinci Xi, ROSA® Knee System, VELYS™, CUVIS, dan Brainlab Cirq® serta pusat keahlian di bidang Jantung, Kanker, Saraf, Pencernaan, dan Saluran Kemih & Ginjal. Melalui tiga rumah sakit flagship—Siloam Hospitals Lippo Village, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dan MRCCC

Siloam Hospitals Semanggi—Siloam memastikan pasien dapat memperoleh evaluasi dan diagnosis komprehensif berstandar internasional tanpa harus pergi ke luar negeri. Dinobatkan sebagai salah satu perusahaan paling terpercaya di dunia 2025 oleh Newsweek dan tersertifikasi oleh Joint Commission International (JCI), Siloam meluncurkan kampanye ‘Check Before You Fly’ untuk mengajak masyarakat Indonesia mendapatkan second opinion di Indonesia terlebih dahulu sebelum memutuskan berobat ke luar negeri.

Kampanye ‘Check Before You Fly’ dihadirkan sebagai solusi praktis bagi pasien yang membutuhkan second opinion, dengan menyediakan akses terintegrasi ke dokter spesialis serta teknologi medis canggih yang mampu menangani berbagai prosedur kompleks. Melalui kampanye ini, Siloam mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan opsi second opinion di dalam negeri sebelum memutuskan berobat ke luar negeri. Lewat kampanye ini, Siloam berkomitmen memberikan layanan kesehatan berstandar internasional yang lebih nyaman dengan dukungan keluarga dan kerabat di Indonesia, tanpa perlu bepergian ke luar negeri.

“Melalui kampanye ‘Check Before You Fly’, kami ingin memastikan masyarakat mendapat akses second opinion yang cepat, akurat, dan setara standar internasional tanpa harus bepergian ke luar negeri. Dengan jaringan dokter spesialis yang kuat dan teknologi medis terkini, pasien bisa mendapatkan kepastian diagnosis dan rekomendasi terapi terbaik, lebih nyaman di Indonesia,” ujar Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.

Untuk mendapatkan layanan second opinion dari para dokter spesialis Siloam International Hospitals, pasien akan mendapatkan pendampingan menyeluruh di setiap tahap dengan layanan Siloam Medical Concierge (SMC) melalui WhatsApp ke nomor 0813-1100-200. Pasien pun bisa memperoleh layanan Medical Check Up berstandar internasional tanpa perlu bepergian ke luar negeri.

"Setiap dokter punya pertimbangan sendiri mengenai keadaan pasien, kemudian hal-hal lain, termasuk fasilitas di rumah sakit, untuk melakukan yang terbaik terhadap pasien," tukas Prof. Julius.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RDP Komisi VII DPR Soroti Ketiadaan Standar Galon Guna Ulang AMDK: Anak Berisiko Telan Bahan Kimia
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Ribuan Kasus Kawasaki di Indonesia Diduga Belum Terdiagnosis
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Optimisme Terakhir James Van Der Beek Sebelum Berpulang di Usia 48 Tahun
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Korem 182/JO Sambut Kunjungan Audit Kerja Itjen TNI
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Bertemu Netanyahu, Trump Pastikan Negosiasi dengan Iran Tetap Lanjut
• 57 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.