Karawang (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan penutupan sementara akses menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 menyusul adanya pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di KM 67+000 lajur gerbang tol tersebut arah Jakarta ruas Tol Cipularang.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, dalam keterangannya di Karawang, Rabu, menyampaikan bahwa rekonstruksi perkerasan jalan itu dikerjakan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT).
Pekerjaan rekonstruksi itu merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala guna memastikan kondisi perkerasan jalan tetap memenuhi standar pelayanan minimal serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Ia mengatakan, proses pekerjaan dilaksanakan mulai Rabu pukul 00.00 WIB hingga Jumat (13/2) pukul 12.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, atas diskresi pihak kepolisian dilakukan penutupan sementara akses menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama 6.
Baca juga: Jasamarga tingkatkan penanganan jalan berlubang di ruas Tol Japek
Seiring dengan penutupan sementara itu, pengguna jalan tol yang hendak menuju arah Jakarta hanya dapat melakukan transaksi di Gerbang Tol Kalihurip Utama 2.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi. Namun, lajur lainnya tetap dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas.
Untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi. Di antaranya melakukan pemasangan rambu-rambu sebelum area kerja, pengaturan dan pembatasan area pekerjaan secara optimal, serta koordinasi bersama Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).
Pihak Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pekerjaan ini.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan dengan baik.
Baca juga: Wamen PU: Jalan tol strategis usai berhasil didarati jet tempur
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, dalam keterangannya di Karawang, Rabu, menyampaikan bahwa rekonstruksi perkerasan jalan itu dikerjakan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT).
Pekerjaan rekonstruksi itu merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala guna memastikan kondisi perkerasan jalan tetap memenuhi standar pelayanan minimal serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Ia mengatakan, proses pekerjaan dilaksanakan mulai Rabu pukul 00.00 WIB hingga Jumat (13/2) pukul 12.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, atas diskresi pihak kepolisian dilakukan penutupan sementara akses menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama 6.
Baca juga: Jasamarga tingkatkan penanganan jalan berlubang di ruas Tol Japek
Seiring dengan penutupan sementara itu, pengguna jalan tol yang hendak menuju arah Jakarta hanya dapat melakukan transaksi di Gerbang Tol Kalihurip Utama 2.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi. Namun, lajur lainnya tetap dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas.
Untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi. Di antaranya melakukan pemasangan rambu-rambu sebelum area kerja, pengaturan dan pembatasan area pekerjaan secara optimal, serta koordinasi bersama Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).
Pihak Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pekerjaan ini.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan dengan baik.
Baca juga: Wamen PU: Jalan tol strategis usai berhasil didarati jet tempur





