Penulis: Ambika
TVRINews, Kabupaten Lombok Tengah
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan kesiapan mendukung kiprah tim balap Indonesia, Niti Racing, yang akan tampil pada ajang MotoGP 2026 melalui kelas Harley-Davidson Bagger World Cup.
Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai tuan rumah balap dunia, tetapi juga sebagai peserta aktif di lintasan internasional.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan Sirkuit Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terbuka menjadi pusat pembinaan sekaligus persiapan pembalap nasional sebelum bersaing di kejuaraan dunia.
"Kami menyambut baik kehadiran Niti Racing mengikuti ajang MotoGP Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Sirkuit Mandalika selalu terbuka untuk menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan pembalap nasional," jelas Priandhi Satria, Rabu, 11 Februari 2026.
"Ke depan, Sirkuit Mandalika juga direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi sesi latihan dan pengujian, sehingga Indonesia tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah MotoGP, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pengembangan dunia motorsport internasional dan nasional," lanjutnya.
Niti Racing tercatat sebagai tim Indonesia pertama yang akan berkompetisi di kelas Harley-Davidson Bagger World Cup, kejuaraan pendukung resmi MotoGP mulai musim 2026.
Kelas ini menampilkan motor bagger berkapasitas besar yang telah dimodifikasi khusus untuk balapan dan digelar bersamaan dengan sejumlah seri MotoGP dunia.
Pada musim perdananya, tim tersebut diperkuat pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama bersama rider asal Spanyol, Oscar Gutierrez. Keduanya akan menggunakan Harley-Davidson Road Glide dengan dominasi warna merah dan sentuhan motif batik Mandalika sebagai identitas Indonesia.
Musim perdana Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di enam sirkuit dunia, yaitu Circuit of The Americas, Mugello, Assen, Silverstone, MotorLand Aragon, dan Red Bull Ring. Setiap seri menggelar dua balapan sehingga total terdapat 12 balapan sepanjang musim.
Editor: Redaktur TVRINews





