VIVA – Seorang pemain berlabel Timnas Indonesia yang masih aktif membela klub Liga 1 diduga melakukan kekerasan terhadap kekasihnya.
Dugaan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Threads @myamoureeeee dan dibagikan ulang akun X @MafiaWasit pada Rabu, 11 Februari 2026.
Pengakuan korban disertai kronologi kejadian yang disebut terjadi saat sang pemain menjalani laga tandang bersama klubnya ke Yogyakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.
Dalam unggahan yang beredar, pemilik akun @myamoureeeee mengaku sebagai korban penganiayaan yang dilakukan oknum pemain tersebut. Ia juga mengunggah foto bersama seorang pria berjaket Timnas Indonesia di dalam lift, namun wajah pria itu disamarkan.
Korban menyebut dirinya telah menjalin hubungan selama lima bulan dengan terduga pelaku. Konflik disebut bermula dari persoalan hubungan pribadi, termasuk dugaan perselingkuhan yang memicu pertengkaran.
- Pixabay
“Aku kemarin pacaran 5 bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas juga pemain Liga 1 Indonesia. Awalnya aku cuma pengen hubungan normal, tenang, tanpa drama. Tapi ternyata nggak semudah itu,” tulis pemilik akun.
Ia juga menyinggung dugaan perselingkuhan yang memperkeruh hubungan keduanya.
“Kita sempat berantem karena mau putus. Sebenernya penyebabnya hal yang buat aku sakit banget dia selingkuh sama mantannya lagi. Wajar dong kalau setelah itu aku jadi posesif? Aku cuma takut disakitin lagi,” sambungnya.
Menurut pengakuannya, insiden kekerasan terjadi pada 6 Februari 2026 saat sang pemain hendak menjalani laga tandang ke Yogyakarta. Korban mengaku ikut ke kota tersebut karena tidak memiliki tempat tinggal sementara selain bersama terduga pelaku.
Ia menuturkan pertengkaran verbal kemudian berubah menjadi tindakan fisik.
“Sampai akhirnya kita adu mulut. Awalnya cuma debat biasa, tapi tiba-tiba dia emosi. Dia banting aku. Aku kaget, takut, dan jujur nggak nyangka itu bisa terjadi sama aku,” ungkapnya.
Perempuan itu juga mengaku mengalami cekikan berulang kali hingga tubuhnya lemas dan alami muntah.
“Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku nggak bisa gerak, badannya nahan aku. Waktu cekikan pertama aku sampai muntah. Dia sempat kasih air putih, tapi habis itu kejadian lagi. Yang kedua aku cuma bisa bilang sakit, karena makin aku gerak makin ditekan,” tulisnya lagi.





