Sambut Ramadan, Pasar Murah di Jakarta Bakal Digelar 500 Kali

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Perumda Pasar Jaya memperluas jangkauan pasar murah dan menjamin ketersediaan stok pangan di seluruh wilayah Jakarta menjelang Ramadan serta Idulfitri 2026. Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga sekaligus memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan pasar.

“Tahun lalu pasar murah sekitar 250 kali, tahun ini kami tingkatkan hampir 100 persen menjadi kurang lebih 500 kali. Ini bagian dari upaya kami menjaga stabilitas pasokan dan harga selama Ramadan," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Lift LRT Kuningan Sempat Macet, Pengawasan Fasilitas Bakal Diperketat

Agus menjelaskan, Pasar Jaya juga menyediakan paket sembako dan paket hari raya dengan rentang harga Rp100.000 hingga Rp300.000 di berbagai gerai resmi. Skema paket ini diharapkan menjadi solusi alternatif bagi warga Jakarta dalam memenuhi kebutuhan meja makan dengan biaya yang lebih ringan dibandingkan harga pasar komersial.

"Kami siapkan paket sembako dan paket hari raya dengan harga terjangkau agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan," ucap Agus.

Berdasarkan data per 9 Februari 2026, stok pangan di gudang Pasar Jaya menunjukkan tren positif dengan ketersediaan beras mencapai 331 ton, gula pasir 84,3 ton, dan minyak goreng hampir 209 ton. Selain stok di gerai pusat, ketersediaan beras di tingkat pedagang pasar tradisional juga terpantau aman dengan dukungan tambahan dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).


Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan. Foto: Metro TV/Joy Jones.

Terkait pergerakan harga, Agus menekankan bahwa secara keseluruhan harga komoditas utama masih dalam koridor terkendali. Meskipun terdapat dinamika harga pada komoditas cabai merah, ia memastikan tidak ada gejolak signifikan pada bahan pangan lainnya yang berpotensi membebani konsumen.

"Prinsipnya harga relatif stabil. Memang ada fluktuasi pada cabai merah, tetapi komoditas lainnya masih dalam kondisi terkendali," ucap Agus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Mau Pangkas Anak Usaha PT Pupuk, dari 47 Jadi Cuma Beberapa!
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Seskab: Presiden Prabowo terus pantau pemulihan bencana Sumatera
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Zombie, Ribuan Cartridge Disita
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Penampakan Markas Penipuan di Kamboja, Ada Ruang "Bareskrim Polri"
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jelang Ramadan, Bandung Gencarkan Patroli Pengemis Musiman
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.