Jelang Ramadan, Bandung Gencarkan Patroli Pengemis Musiman

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, akan menggencarkan patroli penertiban penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) menjelang dan selama Ramadan 2026. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan ruang publik tidak disalahgunakan.

Farhan mengatakan, Dinas Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah mulai melakukan operasi sejak beberapa hari terakhir. Pasalnya Kota Bandung kerap menjadi tujuan para gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman terutama menjelang dan saat Ramadan.

"Mulai hari ini Dinas Sosial bersama Satpol PP akan kembali melakukan patroli terhadap masyarakat dengan status masalah kesejahteraan sosial," ujar Farhan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Rabu, 11 Februari 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Farhan mengungkap, dalam operasi sebelumnya petugas mengamankan puluhan orang yang diduga beraktivitas sebagai pengemis maupun gelandangan di sejumlah titik strategis Kota Bandung. Mayoritas para pengemis terjaring di pusat kota.

"Kemarin kita sudah mengamankan 77 orang, yang ber-KTP Bandung hanya 20 orang. Selebihnya dari berbagai daerah, termasuk luar Jawa. Semua sudah kita kembalikan," beber Farhan.

Baca Juga :

Kapan THR 2026 Cair? Ini Perkiraan Tanggalnya dan Besaran yang Diterima
Menurut Farhan, fenomena meningkatnya jumlah pengemis kerap terjadi menjelang Ramadan. Sehingga, operasi penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan.

"Akan ada operasi terus. Karena bagaimanapun juga kami memastikan ruang-ruang publik Kota Bandung tidak diokupasi menjadi ruang pribadi," tegas Farhan.

Farhan menuturkan, Pemkot Bandung tidak serta-merta melakukan tindakan represif. Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan pembinaan sosial.

"Ketika datang kita tidak pernah tahu bentuknya seperti apa. Tetapi begitu sudah terlihat, tentu akan kita tindak. Namun semuanya kita bina, bukan dibinasakan. Dibina dulu, dimasukkan ke rumah penampungan, lalu dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing," ungkap Farhan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Defend ID Bakal Serap Rp30 Triliun untuk Modernisasi Alutsista di 2026
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Kades Junrejo Berharap Pers Terus Suarakan Kebenaran Jangan Mau di Bungkam
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Indeks Integritas Parpol: Keuangan Partai Masih Kurang Transparan, Pakar Usulkan Reformasi
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
ESDM Godok Aturan Pengembangan Hidrogen di Indonesia
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Tak Tanggung-tanggung Rangkap Jabatan Mulyono Tersangka KPK
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.