TAPANULI TENGAH, KOMPAS.TV - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu mengungkap kondisi di wilayah yang dipimpinnya pada Rabu (11/1/2026) malam. Daerah tersebut kembali dilanda banjir usai terjadi hujan deras sore harinya.
"Kecamatan yang terdampak itu ada 12 kecamatan. Nah, satu di antaranya ini, selain Tukka, ada di daerah Kecamatan Badiri, kemudian ada Sibabangun, kemudian itu ada daerah Tapian Nauli, ada daerah Pandan, dan lain sebagainya," ujarnya di Tapteng, Rabu malam, dipantau dari program Kompas Malam KompasTV.
Ia mengungkap kondisi hujan deras sejak Rabu sore mengakibatkan daerah yang dipimpinnya itu kembali dilanda banjir.
"Kondisi di Tapanuli Tengah sejak sore tadi itu mengalami cuaca yang sangat ekstrem. Siangnya itu masih cerah. Kemudian sore menjelang jam 17.00 itu tiba-tiba mendung dan hujan sangat deras. Hujan yang sangat deras ini berakibat dengan banjir," ucapnya.
Baca Juga: BNPB Sebut 542 Warga Tandihat Tapanuli Selatan Telah Menempati Huntara di Desa Simarpinggan
Menurut dia, wilayah-wilayah yang terdampak bencana akhir November 2025 lalu kembali diterjang banjir lagi awal Februari 2026 ini.
"Sekarang kami sedang di daerah Lopian yang itu sedimen sungainya belum sepenuhnya, baru 30 persennya dikeruk. Dan kemudian sekarang (terjadi) luapan air dari sungai dan airnya sangat deras. Jadi tinggi permukaan air sungai dengan permukim permukiman warga itu sudah sama," ungkapnya.
Masinton menyebut kondisi itu membuat warga menjadi was-was.
"Terutama ibu-ibu yang bersama saya ini mereka masih trauma dan sekarang sedang melakukan evakuasi di puskesmas terdekat," tuturnya.
Menurutnya, kondisi cuaca kali ini hampir sama seperti yang terjadi akhir November tahun lalu.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- banjir
- tapteng
- tapanuli
- tapanuli tengah
- banjir tapteng





