Jakarta (ANTARA) - PT Lippo Malls Indonesia (LMI) terus menerapkan prinsip keberlanjutan pada pengelolaan pusat perbelanjaan di Tanah Air, salah satunya Palembang Icon, yang baru saja menerima sertifikasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies).
"Palembang Icon tidak hanya kami hadirkan sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga sebagai ruang publik yang memperhatikan efisiensi energi, air, dan dampak lingkungan dan menjadi mal pertama dan satunya satunya di Kota Palembang yang menerima sertifikasi ini," ujar Direktur Palembang Icon Didi Halim Simon dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Sertifikasi EDGE merupakan sistem sertifikasi bangunan hijau bertaraf internasional yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), anggota dari World Bank Group, yang bertujuan mendorong efisiensi penggunaan energi, air, dan material bangunan secara berkelanjutan.
Palembang Icon memenuhi kriteria EDGE dengan penghematan energi dan air yang signifikan, kata dia, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengunjung, penyewa, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Wamen PU sebut operasional pemeliharaan "gedung hijau" lebih mudah
Dengan cara itu pihaknya menghasilkan penghematan energi sebesar 20,49 persen atau setara dengan 1,2 MWH per tahun. Selain itu penghematan air sebesar 37,57 persen dan pengurangan emisi karbon pada material bangunan sebesar 100 persen.
Ia mengatakan inisiatif tersebut telah menghasilkan penghematan biaya utilitas sebesar lebih dari Rp1,4 miliar per tahun
Penghematan sumber daya air yang dilakukan Palembang Icon meliputi penggunaan keran dan toilet hemat air, pemanfaatan air hujan, hingga penerapan sistem pengolahan air bekas untuk digunakan kembali.
Sertifikasi EDGE diberikan kepada bangunan yang menunjukkan efisiensi sumber daya minimal 20 persen dalam hal energi, air, dan emisi karbon yang terkandung dalam material dibandingkan dengan bangunan konvensional. Di Indonesia, sertifikasi EDGE dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).
Baca juga: Membangun kota rendah emisi lewat bangunan gedung hijau
"Palembang Icon tidak hanya kami hadirkan sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga sebagai ruang publik yang memperhatikan efisiensi energi, air, dan dampak lingkungan dan menjadi mal pertama dan satunya satunya di Kota Palembang yang menerima sertifikasi ini," ujar Direktur Palembang Icon Didi Halim Simon dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Sertifikasi EDGE merupakan sistem sertifikasi bangunan hijau bertaraf internasional yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), anggota dari World Bank Group, yang bertujuan mendorong efisiensi penggunaan energi, air, dan material bangunan secara berkelanjutan.
Palembang Icon memenuhi kriteria EDGE dengan penghematan energi dan air yang signifikan, kata dia, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengunjung, penyewa, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Wamen PU sebut operasional pemeliharaan "gedung hijau" lebih mudah
Dengan cara itu pihaknya menghasilkan penghematan energi sebesar 20,49 persen atau setara dengan 1,2 MWH per tahun. Selain itu penghematan air sebesar 37,57 persen dan pengurangan emisi karbon pada material bangunan sebesar 100 persen.
Ia mengatakan inisiatif tersebut telah menghasilkan penghematan biaya utilitas sebesar lebih dari Rp1,4 miliar per tahun
Penghematan sumber daya air yang dilakukan Palembang Icon meliputi penggunaan keran dan toilet hemat air, pemanfaatan air hujan, hingga penerapan sistem pengolahan air bekas untuk digunakan kembali.
Sertifikasi EDGE diberikan kepada bangunan yang menunjukkan efisiensi sumber daya minimal 20 persen dalam hal energi, air, dan emisi karbon yang terkandung dalam material dibandingkan dengan bangunan konvensional. Di Indonesia, sertifikasi EDGE dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).
Baca juga: Membangun kota rendah emisi lewat bangunan gedung hijau





