BMKG Minta Warga Jateng Waspada Hujan Deras hingga 20 Februari, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - BMKG mengingatkan potensi hujan deras di berbagai wilayah Jawa Tengah hingga 20 Februari 2026 karena sejumlah daerah berstatus siaga curah hujan tinggi pada Dasarian II Februari 2026.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, "Memasuki Dasarian II Februari 2026 (11-20 Februari), seluruh wilayah Jawa Tengah berada pada musim hujan."

Ia mengungkapkan, "Beberapa daerah masuk kategori siaga curah hujan tinggi dengan potensi curah hujan 200-300 milimeter per dasarian."

Peringatan tersebut disampaikan BMKG berdasarkan surat Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Jawa Tengah.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan.

BMKG mencatat wilayah berstatus siaga curah hujan tinggi meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Jepara, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.

BMKG juga menetapkan kategori waspada dengan potensi curah hujan 150-200 milimeter per dasarian untuk Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kabupaten Pati, Kudus, Demak, Kendal, Semarang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, dan Wonogiri.

BMKG menyebut pola hujan deras diprakirakan terjadi bertahap dalam tiga periode, yakni 11-13 Februari 2026, 14-16 Februari 2026, dan 17-20 Februari 2026.

BMKG menyatakan fenomena iklim global seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase netral, namun dinamika atmosfer regional masih mendukung pembentukan awan hujan signifikan di Jawa Tengah.

BMKG menilai area yang rawan terdampak antara lain wilayah perbukitan, daerah aliran sungai, serta kawasan dengan drainase kurang optimal.

BMKG mengimbau masyarakat membersihkan saluran air dan terus memantau informasi resmi BMKG agar langkah mitigasi dapat dilakukan lebih dini.

BMKG juga memprakirakan potensi gelombang kategori sedang di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter pada periode 11–13 Februari 2026 dan meminta nelayan serta pengguna jasa kelautan berhati-hati.

BMKG menyebut pembaruan informasi dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal resmi lainnya karena lembaga tersebut akan terus memperbarui peringatan dini sesuai perkembangan kondisi atmosfer terkini.

Informasi visual yang menyertai laporan berupa peta peringatan dini curah hujan tinggi di Provinsi Jawa Tengah pada Dasarian II Februari 2026 (11-20 Februari) dengan kredit ANTARA/HO-BMKG.

Laporan ini disusun di Cilacap dan terbit Kamis, 12 Februari 2026 pukul 08.13 WIB oleh pewarta Sumarwoto serta disunting editor Risbiani Fardaniah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tetap Jualan Meski IHSG Melesat, Asing Gempur 10 Saham Ini
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Debut Castel dan Kurzawa di Persib Berujung Petaka, Bojan Hodak Angkat Bicara
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Cerita Pasien Stroke yang Tertunda Kontrol 9 Hari karena BPJS PBI Dinonaktifkan
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Bahar bin Smith Selesai Diperiksa Polisi, Kuasa Hukum Irit Bicara
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Damkar Surabaya Evakuasi 6 Orang Tertimpa Akrilik-Terjepit Teralis
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.