8.000 Prajurit TNI Siap Dikirim ke Gaza, Komisi I DPR: Wujud Amanat Konstitusi

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung komitmen pemerintah Indonesia bersiap mengirimkan sekitar 8.000 personel TNI untuk pasukan perdamaian di Gaza, Palestina. Dave menilai langkah pemerintah Indonesia mencerminkan konsistensi politik luar negeri.

"Rencana pengiriman sekitar 8.000 prajurit TNI ke Gaza merupakan bagian dari komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia. Langkah ini tidak dimaksudkan untuk menonjolkan diri, melainkan mencerminkan konsistensi politik luar negeri Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik secara damai," kata Dave kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Jadi yang Pertama Kirim Pasukan ke Gaza, Indonesia Disorot Dunia

Politikus Golkar itu menilai pemerintah Indonesia menunjukkan wujud amanat konstitusi. Selain itu, juga turut berkontribusi bagi perdamaian internasional.

"Kehadiran pasukan tersebut adalah wujud amanat konstitusi sekaligus tradisi diplomasi Indonesia dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, menjaga stabilitas global, dan meringankan penderitaan masyarakat sipil, dengan orientasi utama pada kontribusi nyata bagi perdamaian internasional serta solidaritas terhadap bangsa Palestina," katanya.

Lebih lanjut, Dave meminta pemerintah harus mempersiapkan secara matang dari sisi diplomasi, logistik, dan perlindungan prajurit, serta dilakukan secara terukur sesuai mandat dan aturan keterlibatan yang jelas. Dia berharap kehadiran TNI di Gaza dapat memperkuat upaya internasional dalam menciptakan stabilitas.

"Fokus utama adalah memastikan kontribusi Indonesia benar-benar mendukung perdamaian, memberi manfaat nyata bagi rakyat Palestina, dan menjaga kredibilitas bangsa di mata dunia," katanya.

"Kami berharap kehadiran TNI di Gaza dapat memperkuat upaya internasional dalam menciptakan stabilitas, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia selalu berdiri di garis depan dalam membela nilai-nilai kemanusiaan. Pada saat yang sama, penting bagi pemerintah untuk terus berkoordinasi dengan lembaga internasional agar misi ini berjalan sesuai prinsip hukum internasional dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di mata dunia," tuturnya.

Baca juga: TNI Pilih Personel Dikirim ke Gaza yang Pernah Tugas di Wilayah Konflik




(fca/ygs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Taaruf DSN MUI, Kiai Cholil Ungkap 3 Prinsip Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gamis Bini Orang Makin Viral, Pasar Tanah Abang Bangkit dari Kubur
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dongkrak Kunjungan Wisman, Rute Guangzhou - Palu Segera Dibuka
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
PB Akuatik Gandeng Kompas Gramedia, 700 Atlet Siap Ramaikan Kejuaraan Renang Laut Asia 2026 di Belitung, Bali dan Lombok
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
7 Personel Bermasalah Dipecat, Kapolres Inhil Tegaskan Profesionalisme
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.