tvOnenews.com — Nama Taisei Marukawa kembali mencuat dan disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia.
Pemain asal Jepang itu dinilai sudah memenuhi syarat masa tinggal setelah hampir lima tahun berkarier di Liga 1.
Marukawa pertama kali datang ke Indonesia pada musim 2021 saat direkrut Persebaya Surabaya. Penampilannya langsung mencuri perhatian.
Gelandang serang berusia 28 tahun itu bahkan sukses menyabet gelar Pemain Terbaik Liga 1 musim 2021/2022.
- Tim tvOne - Didiet Cordiaz
Setelah semusim bersinar bersama Bajul Ijo, ia membuat kejutan dengan menerima pinangan PSIS Semarang.
Marukawa membela Mahesa Jenar hingga 2024 sebelum akhirnya bergabung dengan Dewa United Banten FC dan bertahan hingga sekarang.
Artinya, jika konsisten bermain di Indonesia hingga musim depan, Marukawa berpeluang memenuhi syarat naturalisasi berdasarkan durasi tinggal.
Dengan usia yang memasuki masa matang dan performa yang relatif stabil, ia dinilai bisa menjadi tambahan amunisi berharga bagi Timnas Indonesia.
Sempat Ditolak karena Postur
Menariknya, perjalanan karier senior Marukawa tidak dimulai di Jepang. Ia justru lebih dulu merantau ke Eropa Timur, memperkuat klub-klub di Malta dan Latvia.
Namun kariernya di sana tak terlalu bersinar. Ia pun mencoba peruntungan di Indonesia. Awalnya, Marukawa disebut sempat ditolak beberapa klub karena dianggap memiliki postur tubuh kecil.
Persebaya menjadi satu-satunya tim yang memberinya kesempatan. Kepercayaan itu tak disia-siakan. Berkat kerja kerasnya, Marukawa menjelma menjadi bintang baru di Surabaya dan langsung meraih predikat pemain terbaik di musim debutnya.
Performa gemilang tersebut membuat Persebaya menawarkan kenaikan gaji hingga lima kali lipat plus sejumlah fasilitas mewah. Namun secara mengejutkan, Marukawa menolak tawaran tersebut.
Gaji Setara Pemain J1 League
- Tangkapan layar Youtube @nakashun7474
Sehari setelah Liga 1 2021/2022 berakhir, PSIS Semarang mengumumkan perekrutan Taisei Marukawa secara resmi bersamaan dengan Carlos Fortes. Transfer ini sempat mengejutkan publik.
Belakangan terungkap alasan di balik kepindahannya. Dalam sebuah wawancara bersama rekannya, Nakamura, Marukawa mengakui bahwa gajinya melonjak drastis setelah bergabung dengan PSIS.




