Trump Tolak Desakan Netanyahu, Tetap Ingin Lanjutkan Negosiasi dengan Iran

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Rabu, 11 Februari 2026, bahwa pembicaraan dengan Iran harus dilanjutkan, dan menolak desakan perdana menteri Israel untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Teheran.

"Tidak ada kesepakatan pasti yang dicapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai atau tidak," kata Trump di media sosial setelah pertemuan mereka selama tiga jam.

Baca Juga :
Prabowo Dipastikan Hadiri KTT Perdana Board of Peace di AS Pekan Depan
Semakin Menekan, Trump Ngotot Ingin Lucuti Kemampuan Nuklir Iran

"Jika bisa, saya memberi tahu Perdana Menteri bahwa itu akan menjadi pilihan. Jika tidak, kita hanya perlu melihat apa hasilnya," kata Trump, menambahkan pengingat tentang serangan AS tahun lalu terhadap program nuklir Iran.

Netanyahu sebelumnya berupaya mendesak AS agar program rudal balistik Republik Islam itu dimasukkan dalam kesepakatan negosiasi antara Teheran dan Washington. Netanyahu bergegas ke Washington untuk pertemuan ketujuhnya dengan Trump sejak pemimpin AS itu kembali berkuasa.

Kantor Netanyahu mengatakan bahwa selama pembicaraan dengan Trump, perdana menteri Israel telah "menekankan pada kebutuhan keamanan negara Israel sehubungan dengan negosiasi" tentang Iran.

Trump telah mengisyaratkan tindakan militer AS terhadap Iran menyusul tindakan keras Teheran yang mematikan terhadap para demonstran, tetapi pada saat yang sama Washington dan Teheran memulai kembali pembicaraan pekan lalu dengan pertemuan di Oman.

Pembicaraan telah ditangguhkan setelah serangan AS terhadap situs-situs atom Iran selama perang 12 hari Israel dengan Iran Juli lalu.

Pertemuan Tertutup

Pertemuan Gedung Putih diadakan secara tertutup, dengan Netanyahu masuk melalui pintu samping tanpa menerima pengawal kehormatan tradisional. Trump dan Netanyahu terlihat berjabat tangan dalam sebuah foto yang dirilis oleh kantor perdana menteri Israel.

Netanyahu mengatakan saat ia berangkat ke Washington bahwa pembicaraannya akan "pertama dan terutama" tentang negosiasi Iran, sambil menambahkan bahwa mereka juga akan membahas Gaza dan isu-isu regional lainnya.

"Saya akan menyampaikan kepada presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip untuk negosiasi," katanya dalam sebuah pernyataan video. Kantor Netanyahu mengatakan ia akan menyoroti persenjataan rudal Iran.

Baca Juga :
Israel Ingin Ubah Stempel Paspor 'State of Palestine' Jadi 'Board of Peace'
Survei: Mayoritas Warga Jerman Anggap AS Ancaman bagi Perdamaian Dunia
Trump Siapkan "Kejutan" Buat Iran saat Netanyahu Menuju AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung keamanan pangan, UI paparkan hasil riset sensor pestisida
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia Economic Forum Luncurkan ION untuk UMKM Digital Inklusif
• 21 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Viral! Oknum Guru Diduga Telanjangi Semua Murid SD dalam Kelas, Buntut Hilangnya Uang Rp75 Ribu Hilang
• 25 menit laluharianfajar
thumb
TNI AD siap fasilitasi pendidikan komcad untuk 4.000 ASN
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Siapkan Rp 911 M untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026, Alhamdulillah
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.