Jakarta, VIVA – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) membayar klaim dan manfaat asuransi senilai total Rp10,7 triliun sepanjang 2025 kepada lebih dari 1,1 juta peserta.
Dalam laporan terbarunya, IFG Life membayarkan Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta. Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan Merangkap Plt. Direktur Operasional IFG Life, Ryan Diastama Firman.
“Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim dan manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi," ujarnya sebagaimana dikutip dari siaran pers, Rabu, 11 Februari 2026.
Sementara itu, Mandiri Inhealth membayar klaim senilai Rp4,4 triliun kepada lebih dari 620.000 peserta. Angka ini disampaikan oleh Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth Marihot H. Tambunan.
“Kami ingin para peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas dan mudah. Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan kami," ungkapnya.
Kedua perusahaan itu sendiri berada di bawah ekosistem Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi. Sistem ini memastikan klaim dibayarkan sesuai ketentuan polis, sehingga peserta dapat fokus pada pemulihan kesehatan dan perencanaan finansial.
Sejak Mandiri Inhealth bergabung ke IFG pada 2024, kedua perusahaan memperluas sinergi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan perlindungan finansial bagi masyarakat. Saat ini, IFG Life dan Mandiri Inhealth memiliki lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan yang tersebar di seluruh Indonesia.





