KOMPAS.TV - Transformasi energi mulai menyentuh sektor pertambangan. PT Borneo Indobara meresmikan elektrifikasi alat tambang sebagai langkah konkret menuju green mining dan target Net Zero Emission.
Peresmian bertajuk Electrification and Green Mining Realization ini digelar di Office Kusan, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Momentum ini bertepatan dengan peringatan 20 tahun PT Borneo Indobara. Ratusan tamu hadir, mulai dari jajaran PLN, Kementerian ESDM secara virtual, BMKG, hingga mitra industri dari dalam dan luar negeri.
Langkah ini menandai dimulainya konversi alat tambang berbasis bahan bakar fosil ke listrik secara bertahap.
Perusahaan memamerkan lebih dari 150 unit alat tambang listrik dan hybrid. Elektrifikasi ini bukan sekadar simbolis; perusahaan telah menyusun peta jalan transisi energi hingga beberapa tahun ke depan.
Untuk menopang transisi tersebut, kapasitas listrik diperkuat melalui kolaborasi dengan PLN.
Selain elektrifikasi, perusahaan juga menerapkan inovasi teknologi, mulai dari modifikasi cuaca berbasis drone bersama BMKG hingga sistem Weigh In Motion untuk efisiensi aktivitas penimbangan tanpa menghentikan kendaraan.
Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan jejak karbon.
#indodana #ptborneo #alattambang
Baca Juga: Dorong Ketahanan Energi Rendah Karbon, Pertamina Luncurkan Green Terminal Tanjung Sekong
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- indodana
- pt borneo
- alat tambang
- noads





