Harga Daging di Pasar Kramat Jati Naik Jelang Ramadan, Pemkot Pastikan Kualitas Aman

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan pengecekan sejumlah kios daging di Pasar Kramat Jati menjelang Ramadan dan Imlek 2026.

Pemeriksaan dilakukan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur dengan mengecek kualitas daging secara kasatmata (organoleptik).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada daging berkualitas buruk yang beredar di masyarakat saat kebutuhan meningkat.

"Hari ini kami melakukan pengawasan terhadap komunitas peternakan untuk daging sapi, daging babi, dan telur dalam rangka menyambut Imlek dan Ramadhan ya, menjelang puasa," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita, di Pasar Kramat Jati, Kamis (12/2/2026).

Ellita menjelaskan, pemeriksaan organoleptik dilakukan dengan melihat bau, warna, dan tekstur daging. Selain itu, petugas juga memberikan pembinaan kepada pedagang terkait sanitasi dan higiene.

Berdasarkan hasil pengecekan, kualitas daging yang dijual di Pasar Kramat Jati dinyatakan aman dan layak dikonsumsi.

"Untuk di pasar ini aman, tadi dari sisi organoleptik dan kami melakukan pembinaan untuk mempertahan kebersihan dan menggunakan sarana pendingin untuk lalu lintasnya," tutur Ellita.

Di sisi lain, Ellita mengungkapkan adanya kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan. Harga yang sebelumnya berkisar Rp 130.000 per kilogram, kini naik

"Ada kenaikan sekitar sepuluh ribu . Harganya di antara Rp140.000 dan Rp150.000, biasanya antara Rp130.000 dan Rp140.000," ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan stok daging masih tersedia. Menurutnya, pedagang hanya sebagai penerima pasokan sehingga tidak mengetahui secara rinci mekanisme penetapan harga di tingkat rumah potong hewan (RPH).

"Kalau stok sih ada, cuman mereka juga tidak paham, artinya kan mereka penerima ya, jadi harga di tingkat RPH-nya sih sebenarnya kalau dari wawancara tadi sudah pada titik standar yang ditetapkan, jadi standar tertinggi," jelasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTS World Tour 2026 Arirang Singgah di Jakarta, Ini Jadwal dan Prediksi Harga Tiketnya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
ASRI: Revolusi Peradaban dengan Sapu Lidi
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Modus Baru Penipuan: Pelaku Bisa Turunkan Sinyal 4G ke 2G Lewat BTS Palsu
• 1 menit lalutvonenews.com
thumb
Miris!, Warga Satu Dukuh di Jambon Ponorogo Terisolasi 20 Tahun Akibat Tak Ada Jembatan
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Polemik Ijazah Jokowi, Abdul Gafur Sangadji: Ada Attention Otoritas untuk Menutupi
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.