Grup vokal perempuan pop global pertama asal Indonesia, No Na, mencetak kesuksesan lewat single terbaru mereka, Work. Single tersebut dirilis melalui 88rising pada 23 Januari lalu.
Belum sampai sebulan dirilis, Work menjadi fenomena. Single tersebut berhasil meraih lebih dari 2 juta streams di platform musik digital Spotify.
Selain itu, MV Work yang diunggah di kanal YouTube No Na telah ditonton lebih dari 4,5 juta kali. Pencapaian tersebut tentu membanggakan bagi grup beranggotakan Christy, Esther, Baila, dan Shaz itu.
Lebih lanjut, No Na kian menegaskan posisi mereka di panggung pop global lewat dance challenge mereka yang mendunia. Koreo yang dihadirkan Christy di video klip Work berhasil mencuri perhatian.
Koreografi yang energik namun addictive membuat banyak orang berlomba-lomba membuat cover-nya. Tak hanya publik, dance challenge tersebut juga dilakukan oleh para influencer hingga artis internasional.
Puncaknya terjadi ketika Lee Taeyong, leader dari grup K-Pop global NCT, ikut meramaikan tren ini. Taeyong mengunggah video dirinya melakukan dance challenge Work dengan luwes dan power yang khas.
Work disebut sebagai rilisan No Na yang paling berorientasi pada tarian. Lagu ini dibangun di atas dominasi drum dan perkusi, dengan sentuhan ritme Indonesia serta inspirasi gamelan yang berpadu dengan melodi pop yang mudah diikuti.
Irama yang intens dan momentum yang tak henti, membuat Work terasa sebagai penampilan paling enerjik, baik di atas panggung maupun di lantai dansa.
Secara lirik, Work membawa pesan tentang ambisi, kedisiplinan, dan proses transformasi. No Na memaknai kerja keras sebagai sebuah ritual, tentang hadir sepenuhnya, berproses, dan melangkah maju tanpa kompromi.





