Grid.ID - Ivan Gunawan memilih menjalani ibadah umrah pada 10 hari terakhir Ramadan tahun ini. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memaksimalkan momen penuh berkah yang diyakini umat Muslim sebagai waktu paling istimewa selama bulan suci.
Desainer sekaligus presenter yang akrab disapa Igun itu mengaku sudah lama memiliki keinginan untuk merasakan suasana Ramadan langsung di Tanah Suci. Baginya, 10 malam terakhir memiliki makna yang jauh lebih mendalam dibanding hari-hari lainnya.
Menurut Ivan, 10 hari terakhir Ramadhan identik dengan pencarian malam Lailatul Qadar, malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan. Ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak ibadah.
“Kalau sudah di penghujung Ramadan rasanya sayang sekali kalau dilewatkan begitu saja. Saya ingin benar-benar fokus ibadah, menjauh sejenak dari rutinitas pekerjaan,” ungkap Ivan mengutip dari tayangan Youtube Reyben Entertainment, Rabu (11/2/2026).
Keputusan berangkat umrah juga menjadi bagian dari refleksi pribadinya. Ivan mengaku beberapa tahun terakhir hidupnya dipenuhi berbagai kesibukan, mulai dari dunia fashion, televisi, hingga bisnis yang ia jalankan.
Di tengah aktivitas padat tersebut, ia merasa perlu mengambil jeda untuk menenangkan hati dan pikiran. Umrah di 10 hari terakhir Ramadan dianggap sebagai waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperbaiki hubungan spiritualnya.
“Saya merasa Allah kasih banyak sekali rezeki dan kesempatan dalam hidup saya. Jadi ini momen untuk lebih banyak bersyukur dan memperbaiki diri,” katanya.
Ivan juga menyebut suasana Masjidil Haram saat Ramadan memiliki atmosfer yang berbeda. Ribuan jamaah dari berbagai negara berkumpul dengan satu tujuan yang sama, yakni beribadah dan meraih keberkahan.
Ia mengaku selalu merasakan ketenangan setiap kali berada di Tanah Suci. Karena itu, memilih momen paling sakral dalam Ramadan menjadi impian yang akhirnya bisa terwujud tahun ini.
“Doa saya sederhana, semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari sana dan istiqamah setelah Ramadhan selesai,” tuturnya.
Selain beribadah, Ivan ingin memanjatkan doa-doa khusus untuk keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia berharap perjalanan spiritual tersebut membawa kebaikan tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya.
Kepergiannya ke Tanah Suci pun telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Ivan memastikan seluruh jadwal pekerjaannya telah disesuaikan agar bisa lebih fokus menjalani ibadah tanpa gangguan.
Ia juga membagikan rencananya tersebut kepada para penggemar melalui media sosial. Banyak warganet yang memberikan doa serta dukungan agar ibadahnya berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Bagi Ivan, umrah bukan sekadar perjalanan religi, melainkan momen untuk memperbaiki diri. Ia ingin kembali dengan hati yang lebih bersih serta semangat baru dalam menjalani kehidupan.
Ia pun berharap pengalaman spiritual di 10 hari terakhir Ramadan dapat menjadi titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih bersyukur.
Dengan niat tulus dan persiapan matang, Ivan Gunawan mantap menapaki perjalanan ibadahnya. Ia percaya, setiap langkah menuju Tanah Suci di penghujung Ramadan adalah bagian dari panggilan hati yang tak ingin ia sia-siakan. (*)
Artikel Asli




