FAJAR, MAKASSAR – Ujian berat menanti Pasukan Ramang pada pekan ke-21 Super League. PSM Makassar dijadwalkan menjamu Dewa United di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Sabtu (14/2/2026).
Mengingat catatan pertemuan yang sengit, suporter memberikan pesan khusus kepada pelatih PSM, Tomas Trucha. Mereka menyuarakan kegelisahan sekaligus harapan besar.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Dewa United dikenal sebagai salah satu lawan yang “bandel” bagi Juku Eja. Secara statistik, rekor pertemuan kedua tim cukup berimbang dengan PSM mengantongi 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 2 kekalahan dari 7 pertemuan.
Bagi PSM Makassar, tambahan tiga poin adalah harga mati. Jika berhasil menumbangkan Dewa United, Yuran Fernandes dkk. berpotensi melonjak ke peringkat 10 klasemen dengan koleksi 26 poin, menyalip Dewa United, Persik Kediri, dan Bhayangkara FC.
Namun, jika gagal mendulang poin, posisi mereka di peringkat 13 terancam digusur oleh Madura United maupun PSBS Biak.
Suporter PSM Makassar melalui kelompok Red Gank mengingatkan pelatih dan pemain untuk tidak meremehkan lawan. Menteri Luar Negeri Red Gank, Muhammad Alfajri, menegaskan bahwa semangat kedaerahan harus menjadi motor penggerak pemain di lapangan.
“PSM tidak boleh main seadanya, mereka harus berjuang habis-habisan. Bagi kami, siri’ na pacce harus tetap dipegang teguh oleh semua pemain, siapa pun itu. Jangan sampai kalah lagi hanya karena kesalahan sendiri,” kata Alfajri, Rabu (11/2/2026).
Alfajri menambahkan bahwa posisi PSM di klasemen saat ini masih jauh dari kata aman. Ia menuntut kesadaran penuh dari seluruh elemen tim agar tidak terjerembab ke zona merah.
“Kami sangat berharap semua pihak di PSM Makassar menyadari betul posisi kita saat ini. Masih sangat rawan dan belum aman dari ancaman degradasi. Akan lebih baik jika semuanya diantisipasi, dibandingkan menyesal kemudian hari,” tuturnya.
Meski jalan menuju papan atas terlihat terjal, ia optimis waktu yang tersisa masih cukup untuk memperbaiki keadaan.
“Kami sih berharap PSM bisa bertahan dan berada di tempat yang seharusnya. Ini klub besar yang punya sejarah panjang, dan mudah-mudahan target di akhir musim terwujud. Kita masih punya waktu dan itu harus dimaksimalkan,” harapnya.
Waspada Motivasi Tinggi Dewa United
Nada serupa datang dari anggota KVU, Sulyadi Abbas. Ia memastikan dukungan suporter tidak akan pernah surut demi melihat klub kebanggaan meraih poin penuh.
“Apa pun kondisinya, sebagai suporter PSM, tentu kami selalu ingin klub kebanggaan kita ini meraih kemenangan. Soal dukungan jangan khawatir, sebab kami selalu mendukung saat PSM bermain,” ujarnya.
Namun, Sulyadi memberikan catatan khusus mengenai perkembangan Dewa United. Jika pada putaran pertama Dewa United sempat berada di bawah PSM, kini situasinya berbalik di mana sang lawan justru tampil lebih impresif dan berada di posisi yang lebih baik di klasemen.
“Jangan anggap remeh Dewa. Waktu kita menang di kandang mereka pada pertemuan pertama, Dewa posisinya jauh di bawah kita. Sekarang mereka di atas PSM, mereka sudah menyalip. Jadi harus tetap dihadapi dengan maksimal,” tutup Sulyadi. (*)





