tvOnenews.com - Perdebatan soal regulasi mesin baru F1 2026 kembali memicu ketegangan antar tim jelang musim baru Formula 1.
Kini giliran bos Aston Martin, Adrian Newey, ikut angkat suara terkait isu rasio kompresi yang menjadi polemik.
Ia menyebut hanya satu pabrikan yang tidak sejalan dengan mayoritas tim.
- Aston Martin
Kontroversi ini muncul jelang era regulasi anyar F1 musim depan. Aturan terbaru menetapkan batas rasio kompresi 16,0, lebih rendah dari sebelumnya 18,0.
Namun, muncul dugaan ada celah regulasi yang bisa dimanfaatkan.
Pengukuran rasio kompresi dilakukan saat mesin tidak berada pada suhu operasional penuh.
Situasi itu memicu kecurigaan sejumlah pabrikan terhadap Mercedes. Beberapa produsen bahkan mengirim surat bersama kepada FIA untuk meminta klarifikasi.
Toto Wolff sebelumnya menanggapi kritik tersebut dengan tegas. Ia meminta rival fokus membenahi performa unit daya masing-masing.
Wolff juga memastikan mesin Mercedes telah sesuai regulasi setelah komunikasi dengan FIA.
Diskusi antara FIA dan para pabrikan masih terus berlangsung. Di tengah situasi tersebut, Newey memberikan pernyataan menarik.
“Saya jelas berpihak,” kata Newey.
Ia mengisyaratkan mayoritas pabrikan memiliki pandangan serupa.
“Saya pikir semua orang sepakat kecuali satu produsen, jadi bagaimana akhirnya, yah, saya kira kita akan mengetahuinya di Melbourne.”
Komentar itu mempertegas panasnya persaingan teknis jelang F1 2026 dimulai.
(akg)




