SOLO, DISWAY.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), PT Penjaminan Infrastruktur Indinesia (PII) dibawah naungan Kemenkeu melaksanakan program Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Dalam program ini, Kemenkeu membangun rumah layak huni untuk masyarakat kategori Desil 1 hingga 4. Salah satunya di wilayah Solo Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Semanggi, Surakarta, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Semakin Eksklusif, BNI Perkuat Wealth Management Lewat Emerald Center Central Park
BACA JUGA:Kasus Inara Rusli dan Insanul Fahmi Naik Status, Bukti-Bukti Dugaan Perzinahan Makin Lengkap
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara meyampaikan bahwa setiap badan usaha dibawah naugan Kemenkeu menjalankan program TJSL ini.
Hal itu disampaikan saat mengunjungi warga yang sudah menghuni di rumah layak huni yang sudah dibangun oleh Kemenkeu.
"TJSL suatu badan usaha. Setiap badan usaha itu memiliki, terutama badan usaha milik negara ya, memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Karena itu badan usaha milik negara yang ada di bawah Kementerian Keuangan juga menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan ini," dalam acara bertajuk Peran Kementerian Keuangan dalam Peningkatan Kualitas Permukiman dan Pemberdayaan Masyarakat di Surakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
BACA JUGA:Operasi Pekat Jaya 2026 Sapu Bersih Tawuran dan Narkoba, 1.160 Kasus Berhasil Diungkap
BACA JUGA:Santai, Habib Bahar Langsung 'Chill' Usai Penahanannya Ditangguhkan
Ia menambahkan, kolaborasi yang baik diantara para badan usaha menjadi arahan dan visi dari Kemenkeu sejak beberapa tahun terakhir.
Dimana, tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh badan usaha milik negara di bawah lingkungan Kemenkeu itu harus terkonsolidasi.
"Saya sudah melihat sendiri bagaimana penataan kawasan yang dilakukan dan kemudian juga bagaimana para penghuni itu juga mendapatkan manfaat yang positif dari penataan yang dilakukan oleh pemerintah kota dan dari TJSL yang disampaikan oleh Special Mission Vehicle dari Kementerian Keuangan," tegasnya.
BACA JUGA:Agenda Rapat Kemenhub di Hotel Rasuna Said Kecolongan, Polisi Identifikasi Pelaku dari CCTV
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT SMF (Persero) Ananta Wiyogo mengatakan, hingga 2025, pihaknya telah membangun dan merenovasi total 84 unit rumah layak huni di berbagai daerah.
- 1
- 2
- »





