Driver ojol berinisial I yang dianiaya orang tak dikenal (OTK) saat mengantar makanan di Jalan Kledokan, Kabupaten Sleman, kondisinya memprihatinkan. Ia mengalami luka di bagian leher dan rahang.
Hal itu diungkapkan Ketua Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif Yogyakarta (Wakanda), Rie Ramawati.
"Kalau kondisi korban, mengalami luka-luka dan dijahit di leher kanan bawah rahang sebanyak 6 jahitan," kata Rie Ramawati saat dihubungi, Kamis (12/2).
Sedang Antar Orderan Bareng Pacar
Wuri yang turut mendampingi kasus korban mengatakan driver tersebut sedang mengendarai motor berboncengan bersama pacar untuk mengantar orderan ke daerah Kledokan dini hari.
Ketika di Jalan Solo, dia bertemu orang yang mengendarai motor dengan cara digeber-geber.
"Itu disalip sama driver Shopee-nya, tapi tujuannya driver Shopee kan biar cepat sampai ke customer," katanya.
Namun, kemungkinan pemotor tersinggung dan mengejar ojol. Terjadilah pemukulan pertama.
Ojol sempat mengejar, namun kembali dipukul.
"Dua kali pemukulan. Terus sama warga perumahan yang di tempat pemukulan terakhir itu, mereka laporan ke Polsek Depok Barat bahwa ada keributan," katanya.
Wuri mengatakan kasus telah dilaporkan ke kepolisian. Visum juga telah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara. Korban akan terus mendapatkan dukungan moral dari rekan-rekan ojol dan berharap kasus ini bisa ditangani pihak berwajib dengan baik.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun mengatakan korban telah membuat laporan ke polisi. Saat ini, petugas tengah mengusut kasus tersebut.
"Satreskrim Polresta Sleman dan Unit Reskrim Depok Barat masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan perkaranya," kata Salamun.





