Beban Polandia di Bahu Lewandowski Jelang Play-Off Kontra Albania

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christian Gunawan

TVRINews - Warsawa, Polandia

Striker veteran, Robert Lewandowski, masih menjadi tumpuan harapan Polandia di play-off menuju Piala Dunia 2026.

Impian Timnas Polandia untuk bisa kembali tampil di Piala Dunia mesti melewati jalur play-off. Dan untuk bisa lolos dari jalan tersebut, mereka diyakini memerlukan ketajaman bintang utama mereka, Robert Lewandowski.

Di semifinal play-off kualifikasi zona Eropa Jalur B, Polandia akan berhadapan dengan Albania pada 26 Maret. Jika mampu melewati hadangan Albania, mereka akan menantang pemenang semifinal lainnya antara Ukraina dan Swedia empat hari kemudian.

Robert Lewandowski tidak lagi muda. Sang penyerang kini berusia 37 tahun. Akan tetapi, pengalaman tinggi akan menjadi salah satu faktor penting bagi Polandia untuk bisa melangkah lebih jauh hingga ke putaran final Piala Dunia 2026. Urusan Lewandowski masih jauh dari selesai dengan turnamen terbesar di muka bumi tersebut.

Meski Polandia superior dalam catatan pertemuan dengan Albania (menang 10 kali dan seri tiga kali dari 15 pertemuan), Robert Lewandowski tetap berharap pada dukungan dari para fan di Warsawa. "Kami akan tampil di rumah menghadapi Albania. Dukungan para suporter akan memberikan kami dorongan semangat ekstra," tutur Lewandowski dikutip dari laman situs FIFA.

Pelatih Polandia, Jan Urban, berkata bahwa fokusnya tertuju kepada semifinal play-off menghadapi Albania. "Prioritas kami jelas Albania. Saya selalu memikirkan pertandingan itu setiap hari. Saya tahu akan begitu," ucap pelatih yang menangani Polandia sejak Juli 2025, Jan Urban, dikutip dari Flashscore.

Seperti Lewandowski, Jan Urban melihat faktor kandang akan mendongkrak performa Polandia. "Kami akan menjalani pertandingan pertama itu sebagai favorit, dan kami perlu membuktikannya di kandang," ucap Urban.

Jan Urban telah mewanti-wanti skuadnya agar tidak terlena dengan label unggulan di hadapan Albania. "Kita telah menyaksikan terlalu banyak kejutan dalam sepak bola terkait status itu," ujarnya lagi.

Akan tetapi, Jan Urban tidak akan menyangkal bahwa Polandia memiliki seorang pemain yang bisa memberikan kemenangan yang dibutuhkan. Urban bahkan tidak segan menyatakan bahwa rencana utamanya adalah memaksimalkan si pemain, yakni Robert Lewandowski.

Striker yang kini bermain di Barcelona itu tak pelak masih merupakan andalan utama Polandia. Empat penampilan terakhir Robert Lewandowski di timnas memperlihatkan keandalan yang diharapkan para suporter. Di empat laga itu, Lewandowski mengukir tiga gol dan tiga asis untuk rekan-rekannya.

Sayang, Polandia harus mengakhiri kualifikasi di bawah Belanda. Karenanya, patut disayangkan pula bahwa Robert Lewandowski sempat menolak masuk timnas karena perselisihan dengan pendahulu Urban, Michal Probierz. Seiring kembali membaranya Robert Lewandowski di timnas maupun level klub, Urban layak bersandar pada produktivitas sang kapten. 

"Ia memiliki kemampuan untuk menyambut bola di tempat yang sama sekali tidak diharapkan bek-bek lawan. Antisipasinya luar biasa. Padukan itu dengan penyelesaian akhirnya, itulah alasannya ia mencetak sedemikian banyak gol," puji Urban.

Pencapaian Robert Lewandowski di level klub tampak sangat mengilap. Di Liga Champion, ia mengoleksi 107 gol dari 140 laga, cuma kalah dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Kalau Messi dan Ronaldo tinggal menanti panggilan pelatih untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026, Robert Lewandowski masih harus mengangkat penampilan Polandia untuk mendapatkan tiket ke putaran final. Keberhasilannya boleh jadi akan tergantung pada rasa penasarannya pada turnamen akbar empat tahunan itu.

Bila Polandia mampu lolos, Piala Dunia 2026 akan menjadi partisipasi ketiga beruntun bagi Robert Lewandowski. Dari dua edisi sebelumnya, kiprah Lewandowski tidak bisa dikatakan sesuai dengan reputasinya sebagai salah satu striker tertajam di dunia.

Dalam turnamen debutnya di Piala Dunia 2018 yang diadakan di Rusia, Robert Lewandowski tidak berhasil mengangkat Polandia. Penyerang kelahiran Warsawa itu gagal mencetak sebiji gol pun di Rusia.

Setelah tumpul di Rusia, performa Robert Lewandowski terbilang meningkat di Piala Dunia 2022 yang dihelat di Qatar. Eks penyerang Borussia Dortmund dan Bayern Munchen itu membuat sebuah gol dan sebuah asis saat Polandia menekuk Arab Saudi di fase grup. Robert Lewandowski mencetak gol lagi di perdelapan final, tapi tidak cukup untuk menghentikan Prancis. 

Robert Lewandowski paham bahwa kapasitas tingginya belum terbukti di putaran final Piala Dunia. Torehannya baru dua gol dari tujuh pertandingan yang ia lakoni di ajang terakbar di dunia tersebut. 

Jika bisa lolos ke putaran final, Polandia akan masuk ke Grup F. Di sana, Belanda, Jepang, dan Tunisia sudah menanti. Agar bisa lolos ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli, skuad Polandia lainnya perlu memasok bantuan bagi Lewandowski.

"Saya pikir kita semua mengharapkan Robert Lewandowski yang efektif --seorang 'pembunuh' di area penalti. Namun, agar hal itu bisa terwujud, tim perlu membantu dengan melayaninya," kata Urban. 

Editor: Christian Gunawan

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerakan Tanah Rayapan di Tegal Merusak Ratusan Rumah, sampai Kapan Bakal Terjadi?
• 5 jam lalukompas.id
thumb
5 Potret Nirina Zubir gagal total warnai rambut beruban, bikin syok dan kesel banget
• 1 jam lalubrilio.net
thumb
Heboh Kepesertaan PBI Non-aktif, Begini Cara Cek Desil di Aplikasi Cek Bansos
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Prediksi BMKG: Sebagian Wilayah Sulsel Hujan Seharian Kamis 12 Februari 2026, Termasuk Makassar, Gowa, Maros
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Perkirakan Awal Puasa Kamis 19 Februari 2026
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.