SELAIN memastikan kecukupan asupan cairan tubuh, pemakaian produk perawatan kulit (skincare) memiliki peran krusial dalam menjaga kelembapan kulit di bulan puasa. Hal ini ditekankan oleh dr. Riva Ambardina Pradita, Sp.D.V.E, seorang spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika.
"Khawatirnya kalau kulit kita juga kering, lapisan terluar kulitnya tidak utuh, rusak, maka pasti lebih mudah iritasi, breakout (berjerawat) dan sebagainya. Jadi, hidrasi nomor satu kalau lagi puasa,” kata Riva saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/2), seperti dilansir dari situs Antara.
Dokter lulusan Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa pada dasarnya pola perawatan kulit saat berpuasa tidak berbeda dengan hari biasa. Namun, perubahan level hidrasi internal tubuh saat puasa tetap memberikan pengaruh pada kondisi kulit.
Baca juga : Ini Masalah Kulit yang Bisa Anda Alami Saat Berpuasa di Cuaca Ekstrem
Lalu, bagaimana cara menjadi hidrasi kulit selama Ramadan? Simak sebagai berikut.
1. Pakai Pelembab
Dr. Riva sangat menganjurkan agar pelembap tidak diabaikan dalam rutinitas harian. Produk ini bekerja dengan cara mengunci kadar air pada permukaan kulit, di mana frekuensi pemakaiannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit setiap orang.
Baca juga : Jaga Kesehatan Kulit Selama Ramadan, Lebaran Auto Glowing
Saat paling ideal untuk mengaplikasikan pelembap adalah ketika kulit masih terasa lembap, misalnya sesudah mencuci muka, mandi, atau berwudhu.
2. Minum Air yang Cukup
Meski demikian, Riva mengingatkan bahwa asupan air minum saat sahur dan berbuka tetap menjadi kunci utama kesehatan kulit.
3. Konsumsi Makanan Kaya Protein
Hidrasi tambahan juga bisa diperoleh melalui konsumsi protein yang memicu produksi kolagen alami.
Sebagai panduan nutrisi, masyarakat dapat merujuk pada prinsip Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mengatur proporsi karbohidrat, protein, buah, dan sayuran dalam porsi makan. (Nas/P-3)





