MALANG, KOMPAS.TV - Jika daun anggur yang dipangkas akan terbuang percuma, namun di tempat wisata kebun anggur di kawasan Pakis Kabupaten Malang ini, daun anggur diolah menjadi keripik. Proses pembuatan keripik tak jauh berbeda dengan pembuatan keripik sayur pada umumnya.
Pembuatan diawali dengan pemilihan daun anggur. Setelah pemilihan dan dipetik, daun anggur lalu dicuci bersih. Setelah dicuci, daun anggur lalu dicampur dengan adonan dan digoreng hingga matang. Sedangkan untuk kopi anggur, pengelola menggunakan buah anggur segar yang dipetik dari kebun.
Proses membuatnya pun sederhana, buah anggur segar yang telah dihaluskan dicampur dengan espresso dan soda dengan takaran tertentu. Ada dua pilihan kopi anggur, yakni es kopi anggur dan hot kopi anggur.
"Kalo untuk keripiknya juga pilihan, tidak semua varietas dari 98 varietas bisa digunakan utnuk keripik, karena ada beberapa varian lain itu dia hanya muncul di asemnya." Kata Ari Cahyanto.
Sementara itu menurut pengunjung, dua kuliner dari anggur ini cukup menarik dan unik. Anya, salah satu pengunjung mengaku keripik daun anggur ini memiliki cita rasa unik yang tidak bisa ditemukan di keripik sayur lain.
"Enak sih rasanyaa kayak rempeyek pada umumnya, cuma di akhir tastenya itu ada sedikit langu ya, taste yang beda dengan rempeyek bayam atau daun singkong." Kata Anya.
Segelas kopi anggur ini dijual dengan harga Rp 28 ribu. Sementara untuk keripik daun anggur dihargai Rp 14 ribu saja. Pengunjung juga bisa membeli keripik daun anggur untuk oleh-oleh teman atau keluarga.
Penulis : KompasTV-Malang
Sumber : Kompas TV
- kuliner unik
- keripik daun anggur
- kopi anggur
- Berita Malang





