Menko AHY Pantau Proyek Tol Palembang-Betung, Begini Progresnya

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) atau HK mengungkap hasil tinjauan Menteri Koordinator (Menko) bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 di Sumatera Selatan. 

Dalam laporannya, progres konstruksi fisik proyek tol Palembang — Betung Seksi 1 dan 2 saat ini telah menyentuh angka 89,91% dengan realisasi pembebasan lahan mencapai 93,85%. 

“Lanjutkan dan tuntaskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (Palembang–Betung) untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan ekonomi masyarakat," ujar AHY dalam keterangan resmi, Kamis (12/2/2026).

Selain jalur utama, proses konstruksi juga tengah difokuskan pada Jembatan Musi V yang menjadi struktur krusial dalam proyek ini juga dilaporkan menunjukkan progres signifikan yakni sebesar 96%.

Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter dan diproyeksikan menjadi penghubung vital antara kawasan Gandus di Palembang dengan wilayah Banyuasin. Kehadiran struktur ini akan memangkas durasi perjalanan dari Palembang menuju Betung yang semula memakan waktu 3–4 jam menjadi hanya sekitar 1 jam.

Lebih lanjut, pemerintah memproyeksikan ruas Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 dapat dioperasikan secara fungsional terbatas pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Meski demikian, AHY menekankan bahwa aspek keselamatan, kelayakan teknis, serta kesiapan operasional harus tetap menjadi prioritas utama sebelum dibuka untuk publik.

“Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat dan andal untuk menyangga mobilitas manusia, barang, dan jasa menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera. Lanjutkan dan tuntaskan,” tambahnya.

Nantinya, kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menghilangkan bottleneck dan memperlancar arus logistik guna menurunkan biaya distribusi di regional Sumatra Selatan. 

Pada saat yang sama, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menyatakan bahwa dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan bagi kontraktor untuk menjaga kualitas konstruksi sesuai target. Hingga saat ini, Hutama Karya tercatat telah membangun jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sepanjang 1.235 km.

“Kunjungan kerja ini mencerminkan sinergi Pemerintah melalui kementerian/lembaga di bawah koordinasi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Perhubungan, serta Hutama Karya, dalam memastikan pembangunan infrastruktur strategis nasional berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Mardiansyah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Batasi Operasional Angkutan Barang saat Mudik Lebaran 2026, Berlaku 13 29 Maret
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Puskepi Dorong Pemisahan Kementerian ESDM, Transisi Energi Dinilai Butuh Fokus Khusus
• 8 jam laludisway.id
thumb
Tolak Ajakan Kencan Rayakan Valentine, Mahasiswi Ditembak Teman Prianya Dalam Kelas saat Kuliah
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Jangan Salah Pilih Produk, Ini Edukasi Perawatan Kulit Bayi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
MKMK Dinilai Hanya Bisa Adili Etik, Keppres Pengangkatan Adies Jadi Hakim MK Tak Bisa Dibatalkan?
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.