Harus Cuci Darah Rutin, Tukang Cukur Bandung Khawatir Tak Bisa Berobat

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Kekhawatiran menyelimuti Syukur Rohmatullah alias Iwan Kancra, seorang tukang cukur di Jalan Kancra, Burangrang, Kota Bandung. Ia sempat terkejut saat mendengar kabar penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara dirinya tengah berjuang melawan gagal ginjal dan harus rutin menjalani cuci darah dua kali dalam sepekan.

Sudah hampir satu tahun Iwan menjalani pengobatan hemodialisa di Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung. Prosedur medis tersebut wajib ia jalani secara berkala demi mempertahankan kondisi kesehatannya.

Baca Juga :
Menkes Budi: Pasien Cuci Darah di RI 200 Ribu, Tiap Tahun Nambah 60 Ribu
Siapkan Tukang Cukur Terdekat! Setelah 387 Hari, Fans Ini Bakal Potong Rambut Usai MU Dekati 5 Kemenangan Beruntun

Biaya pengobatan yang tidak sedikit membuatnya sangat bergantung pada program BPJS PBI. Jika harus membayar secara mandiri, satu kali tindakan cuci darah diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp2 juta, belum termasuk obat-obatan pendukung lainnya.

Sebagai tukang cukur dengan penghasilan yang tidak menentu, Iwan mengaku tak sanggup jika harus menanggung seluruh biaya pengobatan tanpa bantuan negara. Meski saat ini kepesertaan BPJS miliknya masih aktif, kabar penonaktifan sempat membuatnya gelisah.

"Sempat kaget, kalau BPI dinonaktifkan karena saya selama ini menggunakan BPJS untuk berobat dan cuci darah," kata Iwan, Kamis (12/2/2026).

Ia berharap pemerintah tetap menjaga keberlangsungan program BPJS PBI, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang tengah menghadapi penyakit kronis.

"Dan berharap tidak ada penolakan layanan kesehatan di rumah sakit bagi warga yang membutuhkan pengobatan," katanya.

Bagi Iwan, BPJS PBI bukan sekadar fasilitas bantuan sosial, melainkan penopang utama untuk terus menjalani terapi dan mempertahankan harapan hidup di tengah keterbatasan ekonomi. (Laporan Cepi Kurnia, tvOne, Bandung)

Baca Juga :
KPK Panggil Tukang Cukur Langganan Lukas Enembe Terkait Kasus Dugaan Suap Dana Papua
Formulasi Herbal Jadi Alternatif Tekan Angka Penyakit Ginjal, Bantu Turunkan Kreatinin dan Ureum
Riwayat Penyakit Hotma Sitompul Sebelum Meninggal, Sempat Jalani Cuci Darah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pegawai PPPK RSPAU Halim: Ingin Kuasai Harta Korban
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Jaga Kepercayaan Publik terhadap Rupiah, BI Tegal Musnahkan 19.834 Lembar Uang Palsu
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Guru Telanjangi 22 Siswa SD di Jember, Komisi X DPR: Harus Ada Efek Jera, Bila Perlu Diberhentikan
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera Dikebut
• 20 jam laludetik.com
thumb
7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual
• 7 jam lalutheasianparent.com
Berhasil disimpan.