JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai bergabungnya Israel ke Dewan Perdamaian atau Board of Peace justru dapat menjadi momentum Indonesia untuk mendorong terwujudnya solusi dua-negara.
Sarmuji menyebut bergabungnya Israel membuat pemerintah RI bisa semakin sering berunding dengan pihak-pihak terkait mengenai isu Palestina. Sarmuji pun menilai bergabungnya Israel ke Dewan Perdamaian bisa meningkatkan dukungan untuk solusi dua-negara.
"Justru kalau Israel bergabung, ada peluang kita untuk ngomong lebih sering dan lebih dekat kepada Israel," kata Muhammad Sarmuji dilaporkan tim liputan KompasTV, Kamis (12/2/2026).
"Ini solusi dua-negara ini menjadi kebijakan kita dan ini pasti akan banyak didukung oleh negara-negara lain di dunia, termasuk banyak negara Eropa mendukung solusi dua negara."
Baca Juga: TNI AD Siapkan Pasukan untuk Dikirim ke Gaza, Anggota DPR Ingatkan Jangan Sampai Ikut Bertempur
Sebelumnya, Israel resmi menjadi anggota terbaru Dewan Perdamaian dalam kunjungan ke Amerika Serikat (AS) pada Rabu (11/2).
Media-media Amerika Serikat (AS) melaporkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menandatangani langsung piagam Dewan Perdamaian dengan disaksikan langsun Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Bergabungnya Israel pun menjadi sorotan mengingat Tel Aviv berulangkali menggempur Gaza pascagencatan senjata.
Akan tetapi, Muhammad Sarmudji menilai adanya Indonesia dan Israel dalam satu lembaga bisa menjadi kesempatan pemerintahan Prabowo Subianto melakukan diplomasi dari dekat.
"Sebenarnya bergabungnya di BoP itu kesempatan menyuarakan perdamaian dari jarak yang sangat dekat ya. Dari orang yang berkepentingan, dari orang yang berkonflik itu, kita bisa suarakan langsung," kata Sarmudji.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- muhammad sarmuji
- israel dewan perdamaian
- dewan perdamaian gaza
- board of peace
- netanyahu




