Grid.ID - Aktor dan komika Oki Rengga membagikan pengalamannya saat terlibat dalam proyek sinetron terbarunya. Dikenal memiliki latar belakang sebagai aktor film, Oki mengaku harus menghadapi sejumlah tantangan besar ketika harus beradaptasi dengan ritme dan tuntutan akting di dunia sinetron yang berbeda jauh dari film layar lebar.
Saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026), Oki menjelaskan bahwa salah satu perbedaan paling terasa adalah durasi waktu syuting. Menurutnya, proses produksi sinetron memiliki timeline yang jauh lebih panjang dibandingkan film.
"Mungkin tantangannya, biasa itu kita secara timeline syuting kalau ngebandinginnya film, karena aku memang basic-nya aktor. Yang ngebedain mungkin adalah waktu syuting yang lumayan panjang," ujar Oki Rengga di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (12/2/2026).
Ia menambahkan bahwa proyek sinetron tersebut telah dijalani sejak Desember hingga akhir Januari. Meski dirinya dan rekan mainnya, Lolok, telah menyelesaikan syuting pada 31 Januari, proses produksi masih terus berlanjut untuk para pemain lainnya.
"Kita sudah ngejalanin ini dari Desember sampai akhirnya selesai. Kalau aku pribadi sama Lolok selesai di tanggal 31 Januari, tapi ini teman-teman yang lain masih ngelanjut, masih ada beberapa hari lagi mereka bakal nyelesain syuting," ujarnya.
Tak hanya soal durasi, Oki juga menyoroti perbedaan pendekatan akting antara film dan sinetron. Ia menilai kebutuhan ekspresi dalam sinetron jauh lebih besar dibandingkan film yang cenderung lebih subtil.
"Mungkin apa ya, secara berekspresi jauh berbeda antara film dan sinetron gitu. Karena kebutuhan sutradara film dan sutradara sinetron menurutku berbeda sekali gitu," kata Oki.
Dalam film, menurut Oki, aktor tidak dituntut untuk menampilkan ekspresi yang terlalu besar. Sebaliknya, sinetron dan series justru menuntut ekspresi yang lebih kuat agar emosi dapat tersampaikan dengan jelas kepada penonton.
"Mungkin di film kita ekspresi nggak terlalu besar apa segala macam, tapi di series, di sinetron ini apa segala macam, kita butuh ekspresi yang lebih besar," tuturnya.
Perbedaan inilah yang diakui Oki menjadi tantangan terberat baginya di awal syuting. Ia bahkan membutuhkan waktu hampir satu minggu untuk berdiskusi intens dengan sutradara demi menemukan karakter yang tepat.
Meski demikian, Oki tetap bersyukur karena bisa menjalani proyek tersebut bersama Lolox, yang menurutnya menjadi salah satu hal paling menyenangkan selama proses syuting.
"Yang aku pribadi jujur kesulitan di awal-awal, hampir seminggu aku ngobrol terus sama sutradara untuk pada akhirnya dapat karakterku tuh seperti ini. Itu yang jadi kesulitan, tapi senangnya bisa main bareng Lolox," katanya.
Sementara itu, Lolox turut membocorkan kondisi Oki di hari-hari awal syuting. Ia mengungkapkan bahwa rekannya itu benar-benar mengalami tekanan karena harus menyesuaikan gaya aktingnya.
"Nah, rahasia satu nih aku kasih tahu sama kalian. Si Oki sangat susah hari pertama syuting. Yang dibilang tadi berekspresi di sinetron dia beda kali," ujar Lolox.
Bahkan, Lolox mengungkapkan bahwa Oki sempat demam karena terlalu memikirkan perbedaan tersebut. Selama tiga hari, Oki disebut mengalami demam akibat stres menghadapi tantangan baru di dunia sinetron.
"Jadi butuh ekspresi yang besar. Dan tiga hari dia demam mikirin itu "Aku aktor film, tapi kok kayak gini aku susah". Tiga hari dia demam kayak mana kaget di sinetron," sambungnya.
Selain Oki Rengga dan Lolox, sinetron ini turut dibintangi oleh Amanda Rigby, Eza Yayang, Opie Kumis, Intan Nuraini. Sementara itu, sinetron Dunia Tanpa Tuhan akan tayang perdana di MDTV dan Netflix pada 18 Februari 2026.(*)
Artikel Asli




