SMF Dalami Skema Gentengisasi, Tekankan Hunian Layak bagi Warga Kecil

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA -- PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyatakan mendukung program gentengisasi untuk memperbaiki kualitas atap rumah warga. Namun, perseroan masih menunggu penjelasan teknis dari kementerian terkait sebelum melangkah lebih lanjut.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan hingga kini perseroan belum menerima rincian skema maupun cakupan program tersebut. Karena itu, SMF akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebagai kementerian teknis yang menaungi perseroan.

Baca Juga
  • Usulan Gentengisasi Dinilai Berpotensi Bebani Biaya Rumah, Industri Lokal Bisa Tumbuh
  • AHY Tegaskan Gentengisasi Fokus ke Rumah Rakyat dan MBR
  • Dukung Program Gentengisasi, Kementerian PU Terapkan di Sekolah Rakyat

“Gentengisasi itu baru diluncurkan. Kementerian terkait kami dalam hal ini adalah PKP. SMF akan berkoordinasi dulu dengan PKP. Maksudnya gentengisasi itu apa? Apa semuanya digentengi? Saya juga belum mendapat informasi yang jelas,” kata Ananta dalam Taklimat Media 2026 di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026).

Menurut dia, kejelasan desain kebijakan penting agar dukungan pembiayaan bisa tepat sasaran dan sesuai mandat SMF sebagai lembaga pembiayaan sekunder perumahan. Selama ini, SMF berperan menjaga likuiditas pembiayaan rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Saya akan minta klarifikasi dulu dari PKP, koordinasi dengan PKP,” tegasnya.

Kendati demikian, Ananta memastikan pada prinsipnya SMF mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Tapi pada dasarnya kita dukung untuk itu, gentengisasi. Namun, pada waktu implementasinya saya akan berkoordinasi dengan PKP,” kata dia.

Program gentengisasi sendiri menjadi salah satu gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti atap seng atau atap logam dengan genteng berbahan tanah liat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden menilai penggunaan genteng bukan hanya soal estetika, tetapi juga kenyamanan karena lebih sejuk dan tidak mudah berkarat.

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyek gentengisasi ke Indonesia. Alat-alat pabrik genteng itu tidak mahal, jadi nanti koperasi merah putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng,” tegas Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahan baku genteng berasal dari tanah yang dapat dicampur limbah industri agar lebih ringan dan kuat. Ia mengutip hasil riset yang menyebut limbah batu bara atau fly ash dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan genteng berkualitas.

Menurut Prabowo, atap seng berkarat menjadi simbol kemunduran. Ia menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan pemandangan karat di atap rumah penduduk mulai hilang.

“Turis dari luar, untuk apa dia datang melihat seng berkarat? Karat itu lambang degenerasi. Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan,” ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perpres Alih Fungsi Lahan Berpotensi Menghambat Investasi
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima pada 2025
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rayakan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Perkuat Peran Pendidikan Bisnis Berkelanjutan
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gempa M4,8 Guncang Meulaboh Aceh Barat
• 8 jam laluokezone.com
thumb
‎Rumah Penerima Bansos di Majalengka Dipasang Stiker, Warga Mundur karena Malu
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.