jpnn.com, MEKKAH - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (12/2) siang waktu setempat. Megawati dan keluarga akan melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, pada 14 Februari mendatang.
Megawati berangkat dari Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz International di Madinah dan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Ia didampingi putranya M. Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, serta putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani.
BACA JUGA: Imam Besar Masjid Nabawi Pimpin Doa saat Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah
Kedatangan Megawati dan rombongan disambut Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi yang juga merupakan Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non-aktif).
"Selamat datang kembali di Jeddah, bu," kata Konjen Yusron kepada Megawati yang mengenakan abaya hitam dan hijab putih.
BACA JUGA: Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan, Hasto: Pengakuan Kepemimpinan Ideologis
Di lounge Royal Terminal, mereka menyaksikan tayangan televisi suasana ibadah yang sedang berlangsung di Masjidil Haram. Setelah berbincang, rombongan menggunakan kendaraan menuju Mekkah.
Zuhairi Misrawi mengatakan Megawati bersama Prananda dan Puan akan melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram pada 14 Februari mendatang.
BACA JUGA: Analis: Pemilu 2029 Pertarungan Antara Dinasti Megawati, SBY dan Jokowi
"Tahun lalu, Ibu Megawati menunaikan ibadah umrah bersama Mbak Puan dan Mas Tatam," ujarnya merujuk pada Mohammad Rizki Pratama, putra tertua Megawati.
Zuhairi menambahkan, setelah ziarah makam Rasulullah SAW dan doa bersama keluarga di Raudhah, Madinah, Megawati bersama kedua anaknya akan menunaikan ibadah umrah di Mekkah.
"Selama umrah, Megawati dan keluarga akan fokus beribadah dan berdoa untuk Bung Karno, Ibu Fatmawati, Taufiq Kiemas, Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, dan bangsa Indonesia," lanjut pria yang akrab disapa Gus Mis.
Sementara itu, Ahmad Basarah mengatakan komitmen dan keteguhan pada ideologi Pancasila turut menjadi bagian dalam doa Megawati.
"Ibu Megawati mendoakan kita semua, bangsa Indonesia agar teguh pada ideologi Pancasila dengan memupuk gotong royong dalam bingkai kebangsaan," ujar Basarah.
Basarah menambahkan, dalam sejumlah agenda internasional yang diikuti Megawati, seperti Zayed Award 2026, pertemuan dengan Putra Mahkota UEA, hingga penganugerahan Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh, Pancasila secara konsisten diangkat ke panggung dunia.
"Pancasila menjadi magnet ideologis dalam peta geopolitik saat ini. Sebab itu, doa untuk kemajuan Indonesia melalui keteguhan pada ideologi Pancasila diharapkan dapat menumbuhkan keyakinan bersama dalam membangun Indonesia," pungkas Basarah. (tan/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Megawati: Gelar Doktor Kehormatan Bertambah, Tanggung Jawab Kemanusiaan Ikut Membesar
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




