Bojonegoro, VIVA – Jakarta LavAni benar-benar menunjukkan kelasnya. Pada laga penutup hari pertama seri Bojonegoro, tim asuhan David Lee tampil dominan dan menutup babak reguler putaran kedua Proliga 2026 sektor putra dengan catatan sempurna.
Bertanding di GOR Utama Bojonegoro, Jawa Timur, LavAni tak memberi ruang bagi Surabaya Samator untuk berkembang. Meski sempat mendapat tekanan, LavAni tetap terlalu tangguh dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0, 25-13, 30-28, dan 25-20.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin. Hasil tersebut memastikan LavAni keluar sebagai juara putaran kedua babak reguler tanpa sekali pun menelan kekalahan.
Sejak awal set pertama, LavAni langsung menekan. Permainan cepat dan blok rapat membuat Samator kesulitan mengembangkan pola serangan. Jarak poin melebar dengan cepat hingga set pertama ditutup meyakinkan dengan skor 25-13.
Memasuki set kedua, Samator mencoba bangkit. Mereka tampil lebih agresif demi menjaga asa menembus final four. Duel berlangsung lebih ketat dan diwarnai kejar-kejaran angka. Samator bahkan sempat memberi tekanan serius di poin-poin krusial. Namun ketenangan LavAni dalam situasi genting menjadi pembeda. Set kedua akhirnya kembali menjadi milik LavAni dengan skor 30-28.
Pada laga ini, LavAni sebenarnya melakukan rotasi. Mereka sudah memastikan tiket ke final four dan memilih mengistirahatkan salah satu pemain asingnya, Nato Dickenson. Sebagai gantinya, trio Taylor Sanders, Boy Arnez, dan Reyval Deho dipercaya menjadi tumpuan serangan.
Keputusan tersebut terbukti tak mengurangi kekuatan tim. Di set ketiga, Samator kembali mencoba menekan sejak awal. Pertarungan berlangsung sengit, tetapi LavAni tetap konsisten menjaga ritme permainan. Setelah sempat berlangsung ketat, LavAni perlahan menjauh dan mengunci kemenangan 25-20.
Hasil ini membuat Boy Arnez dan kawan-kawan mencatatkan delapan kemenangan dari delapan pertandingan yang dijalani sepanjang Proliga 2026. Catatan tanpa cela tersebut menjadi sinyal kuat bahwa LavAni bukan sekadar lolos ke final four, tetapi datang sebagai kandidat utama juara.
Dengan performa stabil, kedalaman skuad yang merata, serta mental bertanding yang teruji di momen krusial, LavAni kini mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya. Putaran reguler sudah ditutup dengan sempurna. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi saat memasuki fase penentuan gelar.





