Korlantas Polri Siapkan Strategi Berbasis Data untuk Antisipasi Kepadatan Arus Mudik Idul Fitri 2026

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan langkah strategis berbasis data untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Idul Fitri 2026, dengan fokus pada sejumlah titik krusial di jalur utama nasional.

Titik yang menjadi perhatian utama meliputi Tol Trans Jawa, jalur Pantura, serta penyeberangan Merak–Bakauheni yang setiap tahun mengalami lonjakan volume kendaraan signifikan.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan pergerakan masyarakat diprediksi dimulai lebih awal dan tidak hanya menumpuk pada H-3 atau H-2 Lebaran.

"Kami memprediksi pergerakan masyarakat sudah mulai lebih awal dan tidak menumpuk di H-3 atau H-2 saja. Oleh karena itu, pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas kami siapkan lebih adaptif dan berbasis traffic counting alat ukur volume lalu lintas kendaraan di jalan secara real time,” kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Jakarta, Kamis.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Situasional

Penerapan rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way nasional akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume kendaraan di lapangan.

Keputusan terkait rekayasa lalu lintas akan diambil secara cepat dan terukur melalui command center yang terintegrasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan operator jalan tol.

"Kami ingin memastikan setiap kebijakan rekayasa lalu lintas tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan,” ujarnya.

Pendekatan Humanis dan Antisipasi Kerawanan

Dari sisi pelayanan publik, Korlantas memperkuat pendekatan humanis dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan arus mudik tahun ini.

Informasi kondisi lalu lintas akan disampaikan secara real time melalui kanal resmi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Korlantas juga mengingatkan potensi kerawanan selama mudik, terutama risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi atau microsleep, kepadatan di rest area, serta peningkatan kendaraan roda dua di jalur arteri.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri jika lelah, manfaatkan rest area dengan tertib, dan patuhi arahan petugas di lapangan. Mudik adalah perjalanan kebahagiaan, jangan sampai berubah menjadi musibah,” ucapnya.

Dengan kesiapan sistem yang semakin kuat dan dukungan partisipasi aktif masyarakat, Korlantas optimistis mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan selamat sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan penuh sukacita.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Darma Henwa dan Huawei Cloud Pelopori Digitalisasi Pertambangan
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
DPR AS Loloskan SAVE America Act, RUU soal Aturan Registrasi Pemilu
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hadapi Sidang Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas, Ammar Zoni Kenakan Slayer Pink
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Penahanan Diperpanjang 40 Hari, Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi Jalani Ramadan hingga Idul Fitri di Rutan KPK
• 3 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.