JKSN Gelar Istighotsah Doakan Gubernur Jatim

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Masrul Fajrin

TVRINews, Surabaya

Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar istighotsah di Surabaya untuk mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam persidangan kasus dana hibah Jawa Timur, Rabu malam, 11 Februari 2026.

“Kami beristighotsah dan berdoa agar Ibu Khofifah diberi kekuatan, ketabahan, serta keadilan dalam menghadapi proses ini," ujar Ketua Umum JKSN Prof. KH. Asep Saifuddin Chalim.

Kiai Asep berharap aparat penegak hukum memiliki kejernihan berpikir dalam menangani kasus tersebut. Ia menilai pemeriksaan Khofifah tidak lepas dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) almarhum Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur, yang menurutnya perlu dicermati secara rasional.

“Sungguh naif jika Ibu Khofifah diperiksa hanya karena BAP almarhum Kusnadi yang menurut kami sangat tidak rasional,” kata Kiai Asep.

Ia menyoroti beberapa hal dalam keterangan BAP yang dianggap tidak logis. “Tidak ada persentase yang jika dijumlah mencapai 350 persen. Persentase itu paling banyak 100 persen. Selain itu, tidak pernah masuk akal jika legislatif mengalirkan dana ke eksekutif,” jelasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah itu menegaskan penegakan hukum harus mengedepankan rasionalitas, objektivitas, dan keadilan. Jika ada persoalan hukum, proses harus dijalankan sesuai ketentuan.

“Penegakan hukum hendaknya benar-benar berorientasi pada keadilan dan kebenaran, bukan pada kepentingan lain,” tambah Kiai Asep, yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu).

Istighotsah ini diikuti para ulama yang tergabung dalam JKSN sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh proses hukum berjalan adil dan membawa kebaikan. Kegiatan ini juga sekaligus mendoakan kelancaran agenda silaturahmi alim ulama serta rakernas Pergunu dan JKSN pada 14 Februari 2026.

Rencana hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Jamari Chaniago, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Khofifah, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, DLH Kota Tangerang Lakukan Pemantauan Intensif
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Pengembangan Industri Halal Jadi Strategi RI Menang di Pasar Global
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pencurian Mata Kucing di Jatinegara, Wakil Wali Kota Jaktim Geram
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Pertahanan, Investasi hingga KTT D8
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Dana Hibah Diselewengkan, Kejari Gresik Bertindak
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.