Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan, kondisi pasca penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pesawat penerbangan di Boven Digoel, Papua Selatan, perlahan sudah pilih.
"Saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih terhadap apa yang sudah dicapai sampai saat ini oleh kepolisian yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dan secara khusus saya menyampaikan terima kasih pada Kapolda Papua yang telah menyelesaikan masalah penembakan 2 pilot oleh Kelompok Bersenjata di Papua," kata dia dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Advertisement
Djamari mengaku, sejak pertama kali menerima laporan terjadinya insiden tersebut, dirinya terus memonitor perkembangan situasi di lapangan. Selain itu, disiapkan juga langkah-langkah koordinatif diambil guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
"Koordinasi dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat," ungkapnya.
Djamari mengaku prihatin mendalam serta berbela sungkawa dan simpati kepada keluarga korban. Dia berharap TNI dan Polri dapat segera memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
“Pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga terkait dalam memperkuat pengamanan. Termasuk keamanan sarana dan prasarana, seperti bandara-bandara perintis yang memiliki peran strategis dalam konektivitas dan distribusi logistik di daerah terpencil,” jelas dia.
Djamari menegaskan, negara bertanggung jawab dan akan selalu hadir untuk melindungi keselamatan serta keamanan seluruh Warga Negara Indonesia di mana pun berada.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan setiap insiden dapat ditangani secara cepat, terukur, dan efektif,” janji dia.




