BUMD Jakarta Gandeng Daerah Antisipasi Kelangkaan Pangan Jelang Ramadan

tvonenews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) memastikan kebutuhan pangan di Jakarta tercukupi selama ramadan dan Idulfitri 2026.

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo, mengatakan pihaknya menggandeng daerah untuk menambah pasokan pangan.

Dodot mengatakan hari besar keagamaan selalu diikuti kenaikan konsumsi, terutama pada bahan pangan tertentu. Mulai dari beras, telur, minyak goreng, hingga tepung terigu.

“Kalau beras kenaikannya tidak terlalu banyak, kurang lebih sekitar delapan persen, sedangkan telur ayam sekitar 7-17 persen, jadi memang konsumsinya naik,” ujar Dodot dikutip Kamis (12/2/2026).

Untuk mengamankan pasokan, dia menyebut Food Station menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah. Pertama, pihaknya membeli gabah dari daerah penghasil, dan on farming atau membiayai petani untuk menanam padi.

“Dalam memenuhi stok beras itu, kami bekerja sama dengan daerah-daerah, mulai dari Lampung, kemudian di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan terakhir kami di Bali,” kata Dodot.

Adapun stok beras yang dimiliki Food Station saat ini mencapai 80.000 ton dengan kebutuhan rumah tangga periode Februari-Maret sebesar 151.023 ton.

Kemudian, stok beras untuk Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) mencapai 18.000 ton dengan kebutuhan beras di Jakarta di kisaran 2.500 ton per hari, sehingga dalam sebulan kebutuhannya 70.000-75.000 ton.

“Ini angkanya cukup karena kami juga mengelola PIBC (Pasar Induk Beras Cipinang) yang rata-rata stok per hari itu 40.000 ton, dibagi dengan 2.500 maka untuk 20 hari ke depan itu aman,” jelas Dodot.

Dia menambahkan, permintaan gula pasir saat Ramadan dan Idulfitri juga cenderung naik.

Saat ini, stok gula pasir yang tersedia mencapai 192 ton. Dodot menyebut pihaknya berencana menambah pengadaan 1.447 ton yang bekerja sama dengan PT PN dan ID Food.

Selain itu, Dodot menyebut stok minyak goreng saat ini sebanyak 36.234 liter. Namun, Food Station akan menambah pengadaan sebesar 643.530 liter untuk kebutuhan HBKN.

Sedangkan stok telur ayam 4,1 ton akan ditambah 1.002 ton. Kemudian, stok tepung terigu yang dimiliki sekarang sebanyak 25 ton akan ditambah sebesar 63,2 ton.(saa/raa)
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Vinfast Jadikan Indonesia Sebagai Pasar Paling Menjanjikan untuk Segmen Mobil Listrik Keluarga
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamenhaj dan Menko Perekonomian Bahas Ekosistem Haji, Targetkan Produk Lokal Dominasi Rantai Pasok
• 11 jam laludisway.id
thumb
Investor Menanti Rilis Data Inflasi AS, Bitcoin Melemah ke USD 66.000
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Kejagung Pastikan Tindak Tegas Jaksa Pakai Barbuk untuk Pribadi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebiasaan Orang Kurang Cerdas saat Menerima Komentar Kebencian
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.