Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat menyebabkan debit air Sungai Cisanggarung meningkat drastis hingga meluap pada Kamis dini hari, 12 Februari 2026. Akibat luapan sungai besar tersebut, empat desa di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terendam banjir.
Data sementara mencatat ratusan rumah yang dihuni oleh 950 Kepala Keluarga (KK) terdampak genangan air. Keempat desa yang terdampak parah adalah Desa Randusari, Desa Pekauman, Desa Losari Kidul, dan Desa Losari Lor.
Camat Losari, M. Faizin, menuturkan bahwa kenaikan debit air mulai terdeteksi sejak dini hari. Air dari tanggul Sungai Cisanggarung mulai melimpas sekitar pukul 03.00 WIB. Satu jam kemudian, atau sekitar pukul 04.00 WIB, air mulai masuk dan menggenangi permukiman warga.
Baca juga:
Hujan Deras, Tapanuli Tengah Kembali Dilanda Banjir
"Pada hari ini kami laporkan bahwasanya terjadi limpasan Sungai Cisanggarung mulai dari pukul 03.00 pagi dini hari. Sampai dengan saat ini masih ada beberapa permukiman yang terdampak," ujar Faizin.
"Jumlah KK (terdampak) di Randusari 150 KK, di Pekauman 300, Losari Kidul 400 KK, dan Losari Lor 100 KK," tambahnya.
Penanganan Darurat
Pemerintah Kecamatan Losari telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Salah satu langkah prioritas adalah permintaan bantuan karung pasir untuk pembuatan tanggul darurat guna menahan limpasan air susulan.
Meski demikian, Faizin menyampaikan kabar baik bahwa kondisi air berangsur surut pada siang hari. Namun, ia tetap mengimbau warga untuk waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi.
"Warga kami selalu waspada dan alhamdulillah pada hari ini air makin menyurut. Harapan kami keadaan bisa normal kembali," ucapnya.




