JAKARTA, DISWAY.ID -- Kawasan Palmerah diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas (lalin), ada agenda peresmian SPPG Polri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat ini, 13 Februari 2026.
Mengantisipasi lonjakan kendaraan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengatakan pengalihan arus akan dilakukan apabila terjadi kepadatan yang melebihi volume normal harian.
BACA JUGA:Prabowo Resmikan SPPG Polri di Palmerah Besok, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
BACA JUGA:Bahar bin Smith Tak Ditahan, Banser Kota Tangerang Kecewa: Penjarakan Dia!
“Rekayasa atau pengalihan arus diberlakukan secara situasional. Kami berupaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, meskipun sangat dimungkinkan terjadi peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasa,” ujarnya kepada wartawan, Jumat 13 Februari 2026.
Menurutnya, sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi kemacetan di sekitar lokasi kegiatan.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi, agar sementara waktu menghindari ruas jalan di sekitar Pasar Palmerah dan Palmerah Barat selama rekayasa diterapkan.
“Kami mengimbau pengguna kendaraan pribadi untuk menghindari kawasan Pasar Palmerah maupun Palmerah Barat, kecuali angkutan umum dalam trayek seperti mikrolet dan Jaklingko,” jelas Komarudin.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan mobilitas warga tetap terjaga dan kepadatan kendaraan dapat dikendalikan.
BACA JUGA:Banser Meradang! Gak Terima Bahar bin Smith Tak Jadi Ditahan!
BACA JUGA:Jadwal War Tiket Mudik Gratis 2026 KAI, Cek Rute, Syarat, dan Cara Daftar
Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi lalu lintas sebelum bepergian.




