Guru perempuan berinisial F di sekolah Dasar Negeri (SDN) Jelbuk 02 di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur, kedapatan menelanjangi 22 siswanya. F merupakan wali kelas 5 SD tersebut.
Peristiwa ini berawal dari Kamis (5/2) tatkala guru itu merasa kehilangan uang Rp 200 ribu. Keesokan harinya, ia kembali merasa kehilangan uang Rp 75 ribu.
Atas dasar merasa kehilangan tersebut, F menggeledah tas para siswa lalu menelanjangi mereka. Siswa laki-laki diminta untuk membuka seluruh pakaiannya, juga siswa perempuan yang diminta hanya menyisakan pakaian dalam.
Cerita Orang Tua SiswiSeorang ibu dari salah satu siswi yang tidak mau disebutkan identitasnya menuturkan bahwa pada Jumat (6/2) pukul 11.00 WIB para orang tua murid berdatangan untuk menjemput anaknya.
"Itu kan karena sampai siang hari anak kami tidak juga keluar dari sekolah, akhirnya beberapa wali murid datang ke sekolah untuk mengecek keberadaan anaknya," katanya.
Di sekolah, orang tua mendapatkan kabar dari siswa kelas 6 bahwa guru F menelanjangi siswa kelas 5.
"Karena posisi pintu kelas ditutup, akhirnya ibu-ibu mendobrak dan melihat anaknya dibegitukan," ungkapnya.
Dia mengaku, akibat insiden tersebut putrinya merasa ketakutan, bahkan trauma tidak mau berangkat sekolah pada Sabtu (7/2).
"Besoknya dari puluhan siswa itu, hanya 6 anak yang berangkat sekolah. Itu pun karena mereka ditelepon guru. Sementara yang lain tidak mau," imbuhnya.
F Ngaku Sering Kehilangan UangKepala Dispendik Jember Arief Tjahjono mengungkapkan dari hasil pemeriksaan, guru tersebut mengaku sudah sering kali kehilangan uang setiap kali selesai mengajar di kelas sekolah daerah itu.
"Bukan kejadian pertama kali hilangnya uang itu, sudah berkali kali ilang. Terakhir kali uang Rp 75 ribu, dan itu uang merupakan uang mahar, " ujarnya.
Saat itu, F membawa uang mahar atau mas kawin pemberian suaminya di dalam dompet dan disimpan dalam tasnya.
"Jadi uang mahar, yang ditaruh di dompet gitu," papar Arief.
Namun ketika di tengah proses belajar mengajar, F pergi sebentar ke kamar mandi untuk buang air kecil. Setelah itu mendapati uangnya hilang
"Pada saat ditinggal di kamar kecil itu, uang tersebut hilang dan uang itu bersejarah. Beliau juga sakit jantung, dan sering minum obat untuk sakit jantung, jadi beliau sering pipis," ucap Arief.
Arief mengungkapkan hal tersebut membuat guru ini murka, sebab sudah sering kehilangan uang setiap kali mengajar di kelas itu.
"Karena uang bersejarah, jadi beliau muntab (murka), ya salah sih, tetapi pemicu beliau muntab itu ada. Akhirnya digeledah sampai terjadi kejadian itu," paparnya.
Namun setelah seluruh murid digeledah hingga ditelanjangi. Arief mengungkapkan uang mahar milik gitu tersebut tidak juga ditemukan. "Nggak ketemu," katanya.
Guru Disanksi MutasiKini, F telah dimutasi dan tidak mengajar di sekolahan itu untuk sementara waktu.
"Kami selaku dinas juga harus bertindak profesional sesuai dengan SOP yang berlaku, maka akan ada hal-hal yang harus kita lakukan untuk kita tarik untuk sementara sembari kita berkoordinasi dengan OPD yang lain agar supaya beliau bisa kita pindahkan di tempat yang lain, supaya siswa dan wali murid ini bisa menjalani kegiatan belajar-mengajar dengan baik lagi gitu," ujar Arief.





