JAKARTA, DISWAY.ID -- Pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar SPPG Polri Palmerah sudah mulai diberlakukan saat ini.
Pantauan kami sejak pukul 05.40 WIB petugas gabungan, khsusunya personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya sudah mulai berjaga dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Bahkan pandangan kami melihat Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin turun tangan langsung di lokasi.
Kepadatan tampak mulai terjadi di depan Polsek Palmerah. Namun, hal itu langsung diurai oleh personel Ditlantas Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:Mohamed Salah Dijual? Liverpool Bisa Selamat dari Krisis Keuangan
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan Pasar Palmerah dan Palmerah Barat menyusul adanya peresmian SPPG Polri oleh Presiden Prabowo Subianto hari ini, Jumat, 13 Februari 2026.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin mengatakan pengalihan arus akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan guna mengantisipasi kepadatan yang melebihi hari biasa.
"Rekayasa atau pengalihan diberlakukan secara situasional. Kami akan berupaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan walaupun sangat dimungkinkan terjadi peningkatan volume atau kepadatan lebih dari hari biasa," katanya kepada awak media, Jumat 13 Februari 2026.
Kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalisir dampak kemacetan terhadap pengguna jalan.
BACA JUGA:Kawasan Palmerah Diprediksi Padat Saat Prabowo Resmikan SPPG, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin
Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi, untuk menghindari ruas jalan arah Pasar Palmerah maupun Palmerah Barat, arah Slipi, Jakarta Pusat, maupun sebaliknya selama penerapan rekayasa berlangsung.
"Kami menghimbau kepada pengguna kendaraan pribadi untuk menghindari ruas jalan sekitar Pasar Palmerah atau Palmerah Barat, kecuali angkutan umum dalam trayek seperti mikrolet dan Jaklingko," jelasnya.
Dengan adanya rekayasa situasional ini, diharapkan mobilitas warga tetap terjaga dan kepadatan lalu lintas dapat dikendalikan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi lalu lintas terkini sebelum bepergian.
BACA JUGA:Aleksander Ceferin Tegas! UEFA Warning LaLiga dan Serie A: Jangan Korbankan Tradisi Demi Pasar Global
- 1
- 2
- »





