Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengenai masa depan Yann Bisseck kembali mencuat di tengah padatnya musim kompetisi. Bek milik Inter Milan itu disebut-sebut masuk radar klub Liga Inggris yang siap mengajukan tawaran besar pada bursa transfer mendatang.
Laporan dari FCInterNews menyebutkan bahwa sebuah klub Inggris yang identitasnya masih dirahasiakan tengah menyiapkan dana sekitar 40 juta euro. Angka tersebut dinilai cukup serius untuk menguji keteguhan hati manajemen Nerazzurri dalam mempertahankan salah satu aset berharganya.
Jika menilik ke belakang, Inter mendatangkan Bisseck dari Aarhus dengan mahar relatif kecil, yakni 7 juta euro pada musim panas 2023. Transfer itu sempat dipandang sebagai perjudian, namun kini justru berpotensi berubah menjadi ladang keuntungan besar bagi klub asal Kota Milan tersebut.
Perkembangan performa Bisseck dalam dua musim terakhir memang tidak terjadi secara instan. Ia sempat menjalani fase adaptasi yang tidak mudah di kerasnya persaingan Serie A.
Awal musim ini pun tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi bek asal Jerman tersebut. Beberapa penampilannya dinilai kurang konsisten, terutama saat menghadapi tim dengan intensitas serangan tinggi.
Namun perlahan, kepercayaan dari pelatih Cristian Chivu mulai tumbuh. Bisseck menjawabnya dengan performa yang semakin matang, disiplin, dan berani mengambil tanggung jawab di lini belakang.
Meski baru mengoleksi 13 penampilan liga musim ini, kontribusinya tidak bisa diukur hanya lewat angka. Ia menunjukkan ketenangan dalam membaca permainan serta keberanian dalam duel-duel udara yang kerap menjadi penentu.
Dalam beberapa laga penting, Bisseck bahkan tampil sebagai pembeda lewat intersep krusial dan distribusi bola yang rapi dari lini pertahanan. Situasi itu membuat posisinya semakin kokoh dalam rotasi tim utama Inter.
Kontraknya yang masih berlaku hingga 2029 menjadi kartu truf bagi manajemen klub. Inter berada dalam posisi tawar yang kuat dan tidak berada di bawah tekanan untuk segera melepas sang pemain.
Tawaran 40 juta euro tentu terdengar menggiurkan dari sisi bisnis. Namun Inter juga harus mempertimbangkan aspek teknis serta proyeksi jangka panjang tim sebelum mengambil keputusan besar.



