Gelar RUPS Maret 2026, BCA (BBCA) Punya Calon Direktur Baru

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

BCA (BBCA) bakal menggelar RUPST pada Kamis, 12 Maret 2026. Salah satu agendanya yaitu mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

Gelar RUPS Maret 2026, BCA (BBCA) Punya Calon Direktur Baru. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 12 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, terdapat tujuh agenda yang salah satunya pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

BCA pun merilis nama-nama calon Dewan Komisaris dan Direksi. Sejumlah nama merupakan wajah-wajah lama yang telah menduduki jabatan strategis tersebut.

Baca Juga:
Direktur BCA Serok Saham BBCA Rp2,1 Miliar saat Pasar Bergejolak

Pada posisi Calon Presiden Komisaris, BCA tetap menunjuk Jahja Setiaatmadja yang saat ini menduduki jabatan tersebut. Namun, dalam calon Dewan Komisaris perseroan tidak terdapat nama Cyrillus Harinowo.

Cyrillus Harinowo tercatat sebagai Komisaris Independen BCA sejak RUPST 2003. Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPST 2021 untuk periode jabatan 5 tahun.

Baca Juga:
Respons Outlook Negatif Moody's, BCA Pastikan Tak Berdampak ke Kinerja 

Dari jajaran Dewan Direksi, Hendra Lembong masih tetap diusulkan menjabat sebagai Presiden Direktur BCA. Dia bakal didampingi oleh dua Wakil Presiden Direktur, yaitu John Kosasih dan Armand Wahyudi Hartono.

Jajaran direktur lainnya tetap sama kecuali tidak adanya nama Rudy Susanto. Dia tercatat diangkat sebagai Direktur BCA pada RUPST 2014 dan mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 21 Juli 2014. Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPST 2021 untuk periode jabatan 5 tahun.

Baca Juga:
BCA (BBCA) Umumkan Rencana Buyback Saham Maksimal Rp5 Triliun

Menariknya, ada satu nama baru yang masuk dalam jajaran calon Direksi BCA, yaitu David Formula. Dia saat ini menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Grup BCA sejak 2022 dan bertanggung jawab atas Group Strategic Information Technology.

BCA menyebut David memiliki pengalaman di bidang Teknologi Informasi lebih dari 25 tahun. Sebelum bergabung dengan BCA, David memiliki pengalaman yang cukup beragam di bidang Teknologi Informasi, continuity planning dan digital transformasi.

Baca Juga:
Outlook BBCA dkk Dipangkas, OJK Siap Klarifikasi ke Moody's

Jejak kariernya pun mayoritas di industri keuangan dan perbankan, antara lain sebagai Chief Digital and Transformation PT Prudential Indonesia (2022), Direktur Informasi dan Teknologi PT Maybank Indonesia Tbk (2021– 2022), dan Chief Technology Officer (EVP) PT Maybank Indonesia Tbk (2018 – 2021).

Dia juga tercatat pernah menjadi EVP Information Technology PT Bank OCBC NISP Tbk (2015 –2018), SVP Information PT Bank OCBC NISP Tbk (2013 – 2015), GM System Implementation PT Matahari Putra Prima (2009 –2010), IT Audit Manager PT Bank Commonwealth (2006 –2009), IT Consultant PT. Multipolar (2004 – 2006), dan IT Coordinator PT Sanbe Farma (2001 –2004).

David memperoleh gelar Sarjana Matematika dari Universitas Padjadjaran pada 2001 dan gelar S2 Master of Science in Business Analytics dari Michigan State University di Amerika Serikat pada 2014. Selain itu, dia pernah mengikuti INSEAD The Business School for the World di Singapore pada 2013.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efisiensi 2025 Capai Rp300 Triliun, Presiden Prabowo: Kita Alihkan tuk Pembangunan Desa
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Naik Jelang Ramadan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkab Batang gerak cepat relokasi 28 keluarga terdampak longsor
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Pasutri di Lampung Dibacok Tetangga,  Sakit Hati yang Berujung Petaka
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Brentford Tahan Imbang Arsenal 1–1, Peta Persaingan Puncak Klasemen Memanas
• 10 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.