Harga Emas Dunia Hari Ini 13 Februari 2026 Stabil usai Sempat Drop 3,2%

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas dunia hari ini, Jumat (13/2/2026) stabil usai mengalami penurunan tajam yang disebabkan oleh penjualan di berbagai pasar keuangan.

Dilansir Bloomberg, harga logam mulia itu mendekati US$4.920 per ounce pada awal perdagangan usai anjlok 3,2% pada sesi sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang terbesar dalam sepekan.

Harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% ke level US$4.926,79 per ounce pada pukul 8.05 pagi waktu Singapura. Sementara, perak naik 0,6% ke level US$75,72.

Penurunan mendadak harga emas sebelumnya disertai dengan kegelisahan di Wall Street, di mana harga-harga anjlok di berbagai kelas aset karena kekhawatiran tentang dampak AI terhadap pendapatan perusahaan.

Investor kini menantikan angka inflasi AS yang akan dirilis Jumat nanti, yang mungkin akan membentuk ekspektasi terhadap langkah selanjutnya dari Federal Reserve. Data pekerjaan Januari yang kuat yang diterbitkan minggu ini mengurangi urgensi bagi Fed untuk memangkas suku bunga lagi pada pertengahan tahun. Suku bunga yang lebih rendah merupakan pendorong bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.

Penurunan tajam harga emas pada Kamis kemarin, yang tidak memiliki katalis jelas, kemungkinan diperparah oleh aksi jual dari penasihat perdagangan komoditas yang menggunakan model komputer untuk bertaruh pada pergerakan harga, kata Michael Ball, seorang ahli strategi makro di Bloomberg.

Baca Juga

  • Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Hari Ini (13/2), Dibanderol Rp2.904.000 per Gram
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Jumat, 13 Februari 2026 & Besaran Pajaknya
  • Harga Emas UBS & Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Jumat 13 Februari 2026

Sebagian dari aksi jual emas dan perak, kemungkinan juga berasal dari aksi ambil untung. Kedua logam tersebut telah memulihkan sebagian kerugian setelah penurunan historis di awal bulan, dan perdagangan sejak saat itu bergejolak.

Terlepas dari penurunan tersebut, banyak bank memperkirakan emas akan melanjutkan tren kenaikannya tahun ini, dengan alasan bahwa pendorong di balik kenaikan sebelumnya tetap ada, termasuk ketegangan geopolitik, pertanyaan tentang independensi Fed, dan pergeseran yang lebih luas dari aset tradisional seperti mata uang dan obligasi pemerintah.

BNP Paribas SA memperkirakan harga emas batangan mencapai US$6.000 pada akhir tahun, sementara Deutsche Bank AG dan Goldman Sachs Group Inc. juga memiliki perkiraan yang optimis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antusiasme Pedagang Pasar Ikuti Cek Kesehatan Gratis
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Zayn Malik Akui Tak Pernah Benar-benar Jatuh Cinta pada Gigi Hadid
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kabar Buruk dari Gresini Ducati: Fermin Aldeguer Terpaksa Absen di Seri Pembuka MotoGP 2026
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
IHSG Diproyeksi Fluktuatif Jelang Long Weekend
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Mensos Klaim Data Error DTSEN Berkurang Signifikan
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.