Dari Hobi ke Bisnis, Rezky Aditya dan Dimas Seto Buka 5 Lapangan Padel Sekaligus

tabloidbintang.com
14 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Rezky Aditya, Dimas Seto, bersama sahabat mereka, Fauzan, serius menekuni bisnis di bidang olahraga. Ketiganya memperkenalkan Monarch Padel, fasilitas olahraga padel dengan fasilitas super lengkap. Bukan hanya satu, Monarch Padel dibuka di lima lokasi sekaligus. 

Rezky Aditya mengatakan bahwa bisnis ini berawal dari kegemarannya bermain padel sejak Ramadan tahun lalu. Saat itu, lapangan padel masih terbatas sehingga mereka kerap kesulitan mendapatkan jadwal bermain.

"Awalnya kami coba main padel dan langsung jatuh cinta. Cuma saat itu main padel masih terbatas, cari lapangan susah. Akhirnya kita mikir, apa kita bikin lapangan aja? Tapi nggak langsung dijalani, kami pikir-pikir dulu takut cuma fomo (ikut-ikutan)," ujar Rezky Aditya, di kawasan Bintaro, Kamis (12/2).

Setelah mempertimbangkan secara matang, mereka memutuskan membangun fasilitas padel yang nyaman sekaligus profesional. Kini, Monarch Padel telah beroperasi di lima lokasi, yakni Bintaro, Pejaten, Menteng, Cawang, dan Raden Inten.

Fauzan menjelaskan bahwa Monarch Padel tak sekadar menyediakan lapangan, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

"Kami satu-satunya court yang punya misi berkelanjutan. Kami punya atlet, pelatih, dan court academy buat yang latihan, serta turnamen. Ada yang buat lifestyle itu di Menteng, sementara di Cawang buat yang suka makan enak dan mabar (main bareng)," kata Fauzan.

Konsep ramah keluarga juga menjadi perhatian utama. Di cabang Bintaro, lokasi yang sebelumnya merupakan lapangan futsal disulap menjadi arena padel modern di tengah lingkungan perumahan.

"Bintaro ini lingkungan perumahan, ekosistemnya banyak. Kalau teman-teman ke sini bawa istri dan anak, bisa sambil kulineran. Kami ingin memberikan manfaat bagi lingkungan, bukan hanya sekadar lapangan," tutur Dimas Seto, suami Dhini Aminarti.

Untuk menikmati fasilitas ini, pengunjung dikenakan tarif sewa lapangan mulai Rp350 ribu hingga Rp450 ribu per jam. Saat ini tersedia promo sebesar Rp300 ribu per jam. Pengelola juga memperbolehkan pemain membawa pelatih dari luar.

Rezky Asitya optimistis padel akan terus berkembang di Indonesia dan menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk generasi muda.

"Kami optimis karena yang baru coba padel itu baru beberapa persen saja, yang belum coba masih banyak. Kami menyasar Gen Z dan milenial juga. Dengan mereka suka padel, hal-hal negatif bisa ditinggalkan," tutur Rezky.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjaga Kesehatan Masyarakat: Saatnya Pemerintah Serius dengan Cukai Atas MBDK
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
5 Rekomendasi Hampers Makanan untuk Imlek yang Cocok Dibagikan ke Teman Kantor
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gerakan Pangan Murah di Tanjungpinang Disambut Antusias Warga
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Namanya Mirip Orang Keturunan Maluku, Apakah Bek Kasta Kedua Liga Belanda Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital
• 9 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.