JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, untuk mengantisipasi potensi ancaman bencana pada periode libur Idul Fitri 2026, baik bencana hidrometeorologi maupun geologi.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah pemanfaatan platform InaRISK serta penyusunan peta jalur mudik aman bencana.
“Antara lain dengan pemanfaatan platform InaRISK dan menyiapkan peta jalur mudik aman bencana, kemudian menerbitkan surat edaran bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan rencana operasi dan gelar peralatan, serta mempersiapkan operasi modifikasi cuaca apabila diperlukan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, BNPB bersama pemerintah daerah juga akan menerjunkan tim yang dikomandoi pejabat setingkat eselon I untuk melakukan pemantauan di lokasi yang diprediksi terjadi lonjakan aktivitas masyarakat, seperti rest area, terminal, pelabuhan, bandara, hingga tempat wisata.




