RI-Uni Eropa Tegaskan Komitmen Perdagangan dan Sertifikasi Halal

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia dan Umni Eropa menegaskan komitmen untuk memperkuat dialog dan kerja sama dalam mendukung hubungan ekonomi, khususnya di bidang sertifikasi halal dan fasilitasi perdagangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Joint Announcement antar kedua negara di sela-sela kunjungan delegasi Indonesia dalam rangka High-Level Study Visit on the EU Single Market Principles and Indonesian Halal Certification Policy, di Brussels, Selasa (10/02/2026).

Baca Juga: 7 Rekomendasi HP 1 Jutaan dengan Baterai Besar dan Kamera 50MP

Selain membahas terkait kerja sama halal, pertemuan menyinggung perkembangan penyelesaian Indonesia-EU CEPA, termasuk tahapan legal scrubbing yang tengah berlangsung. 

“Indonesia berharap proses legal scrubbing IEU-CEPA dapat diselesaikan lebih cepat, sehingga kesepakatan ini dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan kepastian bagi dunia usaha,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi pada agenda tersebut, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Jumat (13/2).

Melalui Joint Announcement ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama, termasuk pemahaman mengenai implikasi keberadaan Pasar Tunggal Uni Eropa (EU Single Market) terhadap hubungan perdagangan Indonesia–Uni Eropa. 

Dialog dan pertukaran pandangan dipandang sebagai instrumen penting untuk membangun transparansi dan saling pengertian atas praktik regulasi yang berlaku di masing-masing pihak.

Indonesia dan Uni Eropa juga sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui dialog, pertukaran teknis, serta pertukaran informasi terkait sertifikasi halal Indonesia di Uni Eropa. 

Dalam kerangka ini, Indonesia mencatat pandangan Uni Eropa mengenai pengaturan halal, sekaligus menegaskan nilai strategis dari dialog berkelanjutan guna memperkuat pemahaman bersama, dengan mengedepankan otonomi regulasi masing-masing pihak.

Pada kesempatan tersebut, Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Deputi Edi melaksanakan pembicaraan bilateral dengan Deputy Director-General for Trade Komisi Eropa, Maria Martin-Prat De Abreu. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut teknis kerja sama, termasuk penyelarasan kebijakan halal dan tahapan penyelesaian IEU-CEPA.

Pemerintah Indonesia memandang langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun hubungan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa yang terbuka, konstruktif, dan berbasis saling pengertian. Dialog yang efisien dan kolaboratif diharapkan dapat meningkatkan kejelasan bagi pelaku usaha serta mendukung kelancaran perdagangan kedua pihak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tiba di Palmerah, Lalu Lintas Terhenti 4 Menit
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kemenag Usul 630 Ribu Guru Madrasah Jadi PPPK! TPG Juga Dipastikan Cair
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Ngaku Diserang Profesor soal MBG, Prabowo: Program Ini untuk Anak Miskin dan Lawan Stunting
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Wall Street Ditutup Anjlok Imbas Kekhawatiran Disrupsi AI
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Baik! Citilink Tebar Diskon Tiket Pesawat Lebaran hingga 21%
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.