Prabowo Tegaskan Program MBG Sangat Penting Bagi Rakyat

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Prabowo Subianto menjelaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi rakyat.

Prabowo Tegaskan Program MBG Sangat Penting Bagi Rakyat (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi rakyat. Prabowo menyadari mungkin MBG dipandang tidak perlu oleh sebagian orang, tetapi bukan mayoritas.

Prabowo menegaskan program MBG bukan hal yang baru. Program serupa sudah diterapkan lebih awal oleh puluhan negara lain. Total lebih dari 75 negara sudah menerapkan program memberikan makan bergizi gratis.

Baca Juga:
KPR iB Hijrah Baitullah Muamalat Capai Rp361 Miliar Sepanjang 2025

"Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya," kata Prabowo dalam acara peresmian dan groundbreaking SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Dia mengatakan MBG mungkin tidak penting, tapi bukan untuk mayoritas rakyat, melainkan oleh orang-orang yang berada.

Baca Juga:
BNI (BBNI) Raih Tiga Penghargaan di JCB Indonesia Awards 2026

"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas, tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," kata Prabowo.

Prabowo bercerita banyak anak-anak di Indonesia yang mengalami stunting atau kurang gizi. Prabowo menyebutkan dampak dari stunting yang dapat menghambat perkembangan sel-sel, mulai dari sel otak, sel tulang, hingga sel otot. Program MBG adalah intervensi langsung dari pemerintah dalam upaya pengentasan stunting.

Baca Juga:
IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025

"Jadi stunting akibat juga dari proses pemiskinan, proyek pemiskinan rakyat Indonesia. Stunting waktu itu 25 persen dari anak-anak kita. Kita tidak bisa dengan teori, tidak bisa dengan hanya dengan kata-kata, hanya dengan program-program indah. Akhirnya saya belajar dari pengalaman bangsa-bangsa lain bahwa memang satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah langsung kepada anak-anak, ibu-ibu hamil, dan orang tua yang tidak berdaya, orang tua lansia," kata Prabowo.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Prabowo Sebut Ada Orang Politik yang Girang Ketika Terjadi Bencana di Indonesia
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Nvidia Konfirmasi Bug Grafis di Windows 11, Segera Hapus Update KB5074109 dengan Cara Ini
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
SPPG di Bawah Kandang Burung, BGN Kritik Dinkes Ponorogo Keluarkan SLHS
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Jaksa Agung Janji Tindak Tegas Jaksa yang Menyalahgunakan Aset Sitaan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Inara Rusli Terharu Bertemu dengan sang Anak: Akhirnya Memeluk Kembali
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.